Kubu Jokowi tidak ingin pilpres dilihat sebagai pertempuran

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Jokowi tidak ingin pilpres dilihat sebagai pertempuran Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Ahmad Rofiq meyatakan bahwa kubu Jokowi-Ma'ruf ingin agar masyarakat terlibat dalam pesta demokrasi secara suka cita dan tidak melihat hal ini sebagai pertempuran politik. Menurutnya, penting untuk masyarakat meramaikan sebuah pesta demokrasi.

"Jadi semuanya rakyat harus terlibat penuh dengan suka cita. Tidak melihat ini bagian dari persaingan, tidak melihat ini bagian dari pertempuran, yang ada adalah hanya meramaikan daripada sebuah pesta demokrasi," kata Rofiq saat dihubungi wartawan Rimanews, Kamis (13/09/2018).

 Ia mengatakan hal itu untuk kampanye yang positif dan juga untuk menangkal hoaks, fitnah dan kampanye hitam.Demokrasi hendaknya dipenuhi suka cita.

"Jadi auranya atau energi yang dikeluarkan itu positif, bukan hoax, bukan fitnah, bukan kampanye hitam yang dikeluarkan yang ditimbulkan, justru ini menjadi bagian satu hal yang harus dihadapi dengan penuh suka cita," ujarnya.

Rofiq juga menyampaikan supaya masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi hoaks. Ia menambahkan informasi hoaks selama masa kampanye hanya akan memecah belah masyarakat.

"Masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan hoax. Kalau hoax itu bagian daripada memecah belah baik pihak sini maupun pihak sana atau ada pihak ketiga yang memanfaatkan situasi sehingga ini menjadi ricuh, menjadi tidak berhasil, sehingga ada pihak-pihak lain yang ingin memanfaatkan dan mengambil alih sebuah proses demokrasi yang selama ini kita pupuk sedemikian baik," katanya.

Selanjutnya, Rofiq berharap agar masyarakat khususnya pengguna sosial media untuk melawan berita maupun informasi hoaks yang berkembang di Pilpres nanti.

"Jadi para pengguna media sosial kalau hoax harus dilawan atau tidak ikut menyebarkan dan tidak ikut manas-manasin dan kalau bisa justru ikut menanggapi bahwa ini bagian dari kampanye hitam yg memecah belah, yang itu bisa merugikan semuanya," pungkasnya.

Sebelumnya pernyataan Rofiq, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir mengatakan bahwa kubu Jokowi tidak ingin ada kata "pertarungan" dalam kampanye.

Menurut Erick, istilah "pertarungan" sangat negatif. Sebab, pertarungan menimbulkan luka.

"Kami konsisten, ketika terjadi pertarungan pasti ada yang luka. Biasanya yang luka itu rakyat. Nah itu yang kami tidak mau," kata Erick beberapa waktu yang lalu.

 

Fahri Hamzah harap Prabowo lebih agresif tanyakan janji Jokowi
Heboh, pendukung saling adu yel-yel menjelang debat
Demokrat: SBY tak lagi berpolitik
Sandiaga tak datang ke debat capres, ini penjelasan kubu Prabowo
Ganjar Pranowo datang di debat capres sebagai tokoh masyarakat
KPU tambah kuota tamu undangan untuk debat capres
Mantan bintang porno ini jadi caleg
JARI 98 jadi saksi dukungan warga Tangerang Selatan kepada Jokowi
Rizal Ramli sebut mobil Esemka alat politik Jokowi
Rizal Ramli: Jokowi impor pangan ugal-ugalan
Pidato Prabowo disebut klise, BPN samakan Prabowo dengan Bung Karno
Amerika Serikat rugi Rp38 triliun
Sempat ditolak, Prabowo akhirnya shalat Jumat
Kedengkian terhadap mantan picu impotensi
TKN: Jokowi sudah persiapkan jurus hadapi debat kedua
Fetching news ...