Golkar tegaskan tidak ada penambahan Dana Desa

REPORTED BY: Insan Praditya

Golkar tegaskan tidak ada penambahan Dana Desa Politisi Golkar, Aziz Syamsudin

Politisi Golongan Karya (Golkar), Azis Syamsuddin mengatakan tidak ada penambahan anggaran dana desa dan kelurahan yang diwacanakan akan digelontorkan sebesar Rp73 Triliun. Hal tersebut karena pemerintah ingin memangkas sebesar Rp3 Triliun untuk kelurahan dan Rp70 Triliun untuk dana desa, sehingga efesiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat ditekan.

"Kan itu usulan pemerintah, dana kelurahan itu kan dana desa yang pada saat diturunkan itu banyak keluhan, kenapa kelurahan tidak mendapat dana tersebut? Sehingga dana desa itu dari 73 di efesien kan kemudian Rp3 T nya masuk ke dana kelurahan. Tidak ada porsi penambahan tapi peng efesiensi nya posting," ujarnya di gedung DPR-MPR RI Jakarta, Senin (22/10/2018).

Menurutnya, Komisi III DPR RI sedang mengkaji payung hukum terkait penggelontoran dana tersebut,sehingga Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) dapat dirancang.

"Ini makanya dari sisi pijakan, legal normal nya seperti apa ini yang akan kita juga (pemerintah) sedang memasukan ke dalam RUU APBN," jelasnya.

Azies menjelaskan beberapa daerah kotamadya di Indonesia sebagian tidak mempunyai desa,tetapi hanya mempunyai kelurahan. Namun, dalam tingkat kabupaten mempunyai desa dan kelurahan,sehingga dalam hal tersebut pemerintah sedang mencari efesiensi untuk penggelontoran dana yang dibagi menjadi dua tersebut.

"Kalo dari masukan temen temen, mengajukan usulan contohnya dari kotamadya, kan mereka gak punya desa , adanya kelurahan, kemudian spesifikasi di daerah seperti dari kepala nagari," tegasnya.
 
"Makanya usulan dalam rapat itu mencari efesiensi posting dari dana desa menuju dana kelurahan," lanjutnya.

Dalam hal ini, Dana desa yang di gelontorkan oleh pemerintah untuk pembangunan Insfratruktur masyarakat seperti pembangunan taman kota, gorong-gorong dan fasilitas pendukung lainnya.

"Ya itu untuk operasional mereka, untuk pembangunan infrastruktur seperti taman kota dan goorong gorong," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden  Joko wWidodo  mengatakan Program Dana Desa sendiri akan disempurnakan pemerintah. Tahun depan, pemerintah akan menerbitkan kebijakan terkait operasional dana desa yang mengatur penggunaan dan fungsi dana desa agar semakin tepat sasaran.

"Sebentar lagi akan kita revisi peraturan pemerintahnya, baru kita hitung-hitung, enggak tahu dapat 5 atau 4 persen. Nanti akan kita putuskan," ujar Jokowi melalui keterangan pers, Jumat (19/10/2018)

 

Archandra beber strategi jual blok migas Indonesia
Mengingat 3 horor perkosaan di Indonesia
Fahri Hamzah: Pilpres lebih banyak perang gimmick, rakyat lapar bos
Agung Laksono nilai dukungan Soetrisno Bachir dongkrak suara Jokowi
Popularitas Habieb Rizieq turun, Golkar: masyarakat ingin kelembutan
TKN: Ustad Abdul Somad tak berpihak pada Prabowo
Demokrat ke Prabowo-Sandi: Apa yang menjadi janji harus ditepati
Demokrat tuding Sekjen Gerindra beri informasi tak utuh ke publik
Isi pembicaraan Jokowi dengan Putin
Sederet dampak buruk jika Anda miskin
PAN nilai Sandiaga Uno lebih tingkatkan elektabilitas dibanding Prabowo
Kubu Jokowi nilai kampanye negatif tak haram
Kubu Prabowo ingin lakukan taubat nasional
DPR RI kutuk serangan Israel atas warga Palestina
Sete Gibernau kembali balap Gran Prix setelah 10 tahun pensiun
Fetching news ...