PPP nilai kubu oposisi hobi salahkan Jokowi dan gunakan kebohongan

REPORTED BY: Insan Praditya

PPP nilai kubu oposisi hobi salahkan Jokowi dan gunakan kebohongan Ketua Umum PPP, Romahmurmuzy

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengatakan  kubu oposisi saat ini sering menyalahkan presiden Jokowi. Ia mengatakan peristiwa atau kejadian yang terjadi ditengah masyarakat, peristiwa sederhana sekalipun selalu disalahkan ke Jokowi.

"Jujur saja karena memang sekarang yang bisa dilakukan oleh pihak lawan hanya terus menerus menyalahkan. Ibarat kata sekarang ini kata pak Jokowi pada waktu memberikan pengarahan, tikus mati di got yang disalahkan pak Jokowi, angkot nabrak kucing yang disalahkan pak Jokowi," kata Rommy saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Menurut Rommy, persoalan-persoalan di masyarakat yang sering disudutkan kepada Jokowi disebabkan kubu oposisi kehabisan bahan untuk menyalahkan Presiden sebagai Capres petahana.

"Kenapa? Karena memang lawan sudah kehabisan bahan untuk memojokkan pak Jokowi. Sehingga, apapun yang bisa digunakan untuk memojokkan dilakukan untuk memojokkan, saya kira itu," ujarnya.

Rommy mengatakan komunikasi politik yang sedang dibangun oleh lawan politik bisa disebut era post truth. Menurutnya, post truth adalah kebohongan yang dilakukan secara terus menerus dan meyakinkan lebih dipercaya oleh publik.

"Jadi sekarang ini, era dimana kebohongan yang dilakukan secara terus menerus dan meyakinkan itu lebih dipercaya ketimbang kebenaran. Jadi, ini yang kita antisipasi," tuturnya.

Selanjutnya, Rommy mengimbau kepada masyarakat untuk kritis dan cerdas dalam membaca propaganda. Ia menyatakan kubu Jokowi tetap akan melaporkan penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Tentu kita melakukan proses hukum terhadap penyebaran hoaks pada kadar tertentu, karena kalau semua hoaks yang dilemparkan mereka kita proses, mungkin laporan ke polisi tidak mampu lagi karena begitu banyaknya. Kalau hoaks yang dilakukan sudah kebangetan, tentu tim advokasi TKN akan melakukan pelaporan," pungkasnya.

 

Archandra beber strategi jual blok migas Indonesia
Mengingat 3 horor perkosaan di Indonesia
Fahri Hamzah: Pilpres lebih banyak perang gimmick, rakyat lapar bos
Agung Laksono nilai dukungan Soetrisno Bachir dongkrak suara Jokowi
Popularitas Habieb Rizieq turun, Golkar: masyarakat ingin kelembutan
TKN: Ustad Abdul Somad tak berpihak pada Prabowo
Demokrat ke Prabowo-Sandi: Apa yang menjadi janji harus ditepati
Demokrat tuding Sekjen Gerindra beri informasi tak utuh ke publik
Isi pembicaraan Jokowi dengan Putin
Sederet dampak buruk jika Anda miskin
PAN nilai Sandiaga Uno lebih tingkatkan elektabilitas dibanding Prabowo
Kubu Jokowi nilai kampanye negatif tak haram
Kubu Prabowo ingin lakukan taubat nasional
DPR RI kutuk serangan Israel atas warga Palestina
Sete Gibernau kembali balap Gran Prix setelah 10 tahun pensiun
Fetching news ...