Australia larang warganya naik Lion Air, ini respons DPR

REPORTED BY: Insan Praditya

Australia larang warganya naik Lion Air, ini respons DPR Anggota Komisi 1 DPR RI, Charles Honoris

Anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris merespons keputusan pemerintah Australia yang melarang warganya menaiki Lion Air di Indonesia. Menurut Charles, hal itu hak dari pemerintah Australia yang punya standar keamanan untuk warga negaranya yang berada di Indonesia.

"Saya rasa pasti itu hak dari semua institusi, bukan saja pemerintah tapi juga perusahaan swasta pun pasti punya standar keamanan untuk pekerjanya," kata Charles saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (01/11/2018).

Charles mengatakan sampai saat ini belum ada kejelasan dari penyebab kecelakaan pesawat tersebut. Oleh karena itu, menurutnya wajar pemerintah asing memastikan keselamatan warganya semaksimal mungkin.

"Jadi saya rasa wajar apabila ada institusi apalagi pemerintahan asing yang ingin memastikan agar pekerjanya atau warganya  bisa diberikan keselamatan yang semaksimal mungkin," ujarnya.

Charles mengatakan imbauan pemerintah Australia tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan bagi dunia penerbangan di Indonesia. Sebab, kata Charles pemerintah Australia secara spesifik menyebutkan nama maskapai yang tak boleh dinaiki bukan penerbangan Indonesia secara umum.

"Ini masalah kenyamanan. Kalau statementnya hindari maskapai Indonesia kan itu sangat umum, tapi kan ini secara spesifik produk swasta. Jadi tidak bisa disalahkan," tuturnya.

Selanjutnya, Charles mendorong supaya Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera mengeluarkan hasil investigasi secara menyeluruh dan akurat supaya kecelakaan tidak terulang. Selain itu, menurutnya hasil investigasi KNKT dapat menjawab keraguan negara lain terhadap penerbangan di Indonesia.

"Jadi saya rasa ya bisa mengeluarkan hasil investigasi secara komprehensif dan akurat agar kita bisa ketahui kejelasan masalah yang terjadi kemarin dan mencegah kejadian serupa terjadi di masa yang akan datang," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Australia melarang warganya menggunakan maskapai Lion Air jika akan berkunjung ke Indonesia. Hal itu disampaikan pemerintah Australia setelah terjadi musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat beberapa waktu yang lalu.

Dalam pernyataannya, Pemerintah Australia mengatakan keputusan itu akan kembali ditinjau setelah diketahui hasil investigasi terhadap penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

TKD Jabar: Suara Jokowi-Ma'ruf di Priangan Barat dan Priangan Timur masih lemah
DPR desak Kemenag efisienkan pembuatan kartu nikah
Ma'ruf Amin: Masyarakat salah paham soal orang buta dan budek
Demokrat sepakat dengan Sandiaga soal genderuwo ekonomi di pemerintahan Jokowi
Kubu Prabowo sebut penurunan kemiskinan Jokowi kalah dengan Megawati dan Gusdur
DPR nilai sudah seharusnya standar nilai CPNS tinggi
Dispotdirga sosialisasi jurnalistik dan penggunaan internet TNI AU
Bamsoet: hentikan kenaikan harga beras medium
PT Petamburan minta putusan pengadilan dihormati
Kunjungan DPR ke Selandia Baru bahas isu strategis
Bro Sandi: Di masa depan, air akan lebih berharga dari emas
Sandiaga Uno akan beri cabai mulut politisi yang kasar
DPR sebut kartu nikah lebih efisien dari buku nikah
Fadli Zon nilai Sandiaga langkahi makam tokoh NU tak berdampak bagi bangsa
Rocky Gerung: istilah politik genderuwo Jokowi dangkal dan konyol
Fetching news ...