Kubu Prabowo: PSI tak cocok bahas Perda agama, terlalu berat

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Prabowo: PSI tak cocok bahas Perda agama, terlalu berat Juru Bicara BPN, Ferry Juliantono

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono menilai penolakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap peraturan daerah (perda) berbasis agama adalah wacana yang tidak cocok untuk dibahas, sebab isu tersebut dinilai sangat berat.

"Wacana meniadakan perda agama ini kan isu berat. Harus diskusi mendalam. Enggak cocoklah PSI bahas wacana ini," kata Ferry di Jakarta, Jumat (30/11/2018)

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, karena mayoritas penduduknya juga memeluk agama. Sehingga, wacana tersebut akan berdampak pada penolakan di masyarakat.

"Kalau PSI tolak perda berbasis agama, ya berarti siap-siap saja akan berhadap-hadapan dengan masyarakat," tegasnya.

Menurutnya, keberadaan perda berbasis agama sangat bagus. Melalui perda tersebut, seorang kepala daerah bisa mencegah munculnya kegiatan maksiat di suatu daerah misalnya, judi, pelacuran hingga peredaran minuman keras.

"Kalau penyakit masyarakat seperti ini menjamur di masyarakat, emang PSI mau bertanggung jawab? Kita butuh perda agama untuk mencegah kemaksiatan," katanya.

Kendati demikian, Ferry menyarankan kepada PSI untuk fokus menghadapi pemilu, dibandingkan dengan mengeluarkan wacan penolakan perda berbasis agama.

"Partai baru lebih baik fokus pemenangan saja," tutupnya.

Kubu Jokowi klaim paling sedikit langgar aturan kampanye
Siapa pelanggar kampanye terbanyak? Ini kata Bawaslu
Bukan hanya barang, Cina juga bikin Kota Paris versi KW
3 bulan kampanye Pemilu, Bawaslu catat 192 ribu pelanggaran
\
Palestina jadi isu penting agenda diplomasi Parlemen
Penyebab korupsi menurut ahli filsafat Islam
Tanggapi #Sandiwara Uno, PAN: TKN sebaiknya fokus pada kebijakan dan program
Fahri Hamzah setuju pembentukan Pansus KTP elektronik
PDI: BPN pindah ke Jateng justru membangunkan banteng tidur
Sandi dituding playing victim, BPN: Jangan langsung tuduh
Fitnah Jokowi PKI, BPN minta La Nyalla diproses polisi
Momen kampanye, pengamat ragu DPR segera revisi UU perkawinan
PDIP minta Anies siaga hadapi bencana
Aktivis tunggu Prabowo minta maaf ke umat Islam
Fetching news ...