News

Puluhan tiket calon penumpang Lion Air hangus, diduga unsur kesengajaan

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Puluhan tiket calon penumpang Lion Air hangus, diduga unsur kesengajaan “Boikot saja, nggak pernah becus, kita ini dibodoh-bodohi maskapai ini, saya udah reschedule beli tiket baru lagi malah delay, ini apa maksudnya,” - SD

Puluhan calon penumpang mengantri kepastian keberangkatan mereka di depan konter costumer service terminal 1 B Bandara International Soekarno-Hatta, Jumat (08/06/2018).

Pasalnya, mereka telah mengantri cukup lama untuk melakukan check in bagasi namun pihak maskapai mengatakan waktu check in telah mencapai batas maksimal.

Puluhan tiket yang dinyatakan hangus terdiri atas penerbangan lion air Jakarta-Pekanbaru, Jakarta-Medan, Jakarta-Padang, dan Jakarta-Jambi.

Menurut salah satu penumpang Dwi (23), dirinya telah menunggu antrian selama satu jam sebelum waktu check in habis, namun antrian yang panjang membuatnya telat melakukan konfirmasi.

“Harusnya konter check in itu dibuka bukan untuk semua penerbangan, harus ada part penerbangan tertentu dengan jam yang udah mendekati sehingga calon penumpang tak perlu mengantri lama,” ungkap Dwi kepada Rimanews di Terminal 1 B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (08/06/2018).

Dwi merasa kecewa atas kebijakan yang dibuat oleh pihak Lion Air. Dirinya menduga adanya unsur kesengajaan dalam kebijakan tersebut.

Namun salah satu petugas costumer service Lion Air yang tak ingin disebut namanya membantah tudingan tersebut. Dia mengklaim petugas telah berupaya memanggil calon penumpang yang penerbangannya mendekati waktu agar tak perlu mengantri.

Akan tetapi, hal tersebut justru semakin membuat bingung para calon penumpang yang membludak. Pasalnya, banyak di antara mereka yang tak mendengar panggilan tersebut. Salah satunya, Reni yang mengatakan dirinya beserta keluarganya tidak mendengar arahan tersebut.

“Enggak, gak ada panggilan seperti itu, nggak ada arahan sama sekali, saya udah sejam lho disini,” ungkap calon penumpang yang gagal berangkat bersama keluarganya tersebut.

“Biasanya penerbangan itu jarang membuka konter check in all flight, apalagi ini musim liburan, saya bahkan nggak diberitahu ada yang manggil-manggil supaya kita nggak ngantri, ini curang namanya, biar kita hangus tiket, kita reschedule lagi dan beli lagi tiket baru,” tambah Reni di Terminal 1 B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (08/06/2018).

Pernyataan tersebut juga didukung oleh calon penumpang lain Ari  yang menyatakan dirinya kecewa atas kebijakan yang dilakukan pihak Lion Air.

“Tiket kita yang hangus itu cuma kembali 10%, bayangin kita dari jauh-jauh dan tiketnya hangus, uang nggak ada, parah,” papar Ari.

Menurutnya pihak maskapai Lion Air juga tak melayani dengan baik saat dirinya meminta untuk reschedule tiket yang mengharuskan ia membeli tiket baru.

“Mana ada baik-baik, saya panggil nggak diladeni, harusnya kesalahan mereka yang bikin tiket kita jadi hangus. yasudah saya ambil pesawat lain, mau gimana lagi,” tambahnya.

Sementara itu calon penumpang yang lain, yang tak ingin disebut namanya mengatakan bahwa Lion Air sudah tak layak terbang dengan pelayanan seperti ini.

“Boikot saja, nggak pernah becus, kita ini dibodoh-bodohi maskapai ini, saya udah reschedule beli tiket baru lagi malah delay, ini apa maksudnya,” katanya dengan lantang.

Emosi yang meluap-luap tersebut menyatu dengan situasi padat dan ramai arus mudik 2018 di Terminal 1 B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (08/06/2018).

Archandra beber strategi jual blok migas Indonesia
Mengingat 3 horor perkosaan di Indonesia
Fahri Hamzah: Pilpres lebih banyak perang gimmick, rakyat lapar bos
Agung Laksono nilai dukungan Soetrisno Bachir dongkrak suara Jokowi
Popularitas Habieb Rizieq turun, Golkar: masyarakat ingin kelembutan
TKN: Ustad Abdul Somad tak berpihak pada Prabowo
Demokrat ke Prabowo-Sandi: Apa yang menjadi janji harus ditepati
Demokrat tuding Sekjen Gerindra beri informasi tak utuh ke publik
Isi pembicaraan Jokowi dengan Putin
Sederet dampak buruk jika Anda miskin
PAN nilai Sandiaga Uno lebih tingkatkan elektabilitas dibanding Prabowo
Kubu Jokowi nilai kampanye negatif tak haram
Kubu Prabowo ingin lakukan taubat nasional
DPR RI kutuk serangan Israel atas warga Palestina
Sete Gibernau kembali balap Gran Prix setelah 10 tahun pensiun
Fetching news ...