News

Cuitan Jokowi saat Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap DK PBB keempat kalinya

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Cuitan Jokowi saat Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap DK PBB keempat kalinya

Indonesia terpilih kembali menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB)dengan masa kerja tahun 2019-2020 melalui hasil pemungutan suara yang digelar di Majelis Umum PBB, Jumat (08/06/2018). 

Perjuangan tak sia-sia saat Indonesia dan Maladewa bersaing untuk mewakili kawasan Asia-Pasifik. Indonesia setidaknya harus mendapatkan dua pertiga dari total suara yang masuk demi mengisi kursi DK PBB tersebut.

Dari pemungutan suara yang digelar di Majelis Umum PBB, Indonesia berhasil mengantongi 144 suara dari 193 Negara anggota PBB mengalahkan Maladewa yang hanya memperoleh 46 suara.

Terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap ini mewakili kawasan Asia-Pasifik, menggantikan Kazakhstan yang masa keanggotanya akan berakhir di akhir tahun 2018. Setelah terpilih Indonesia akan resmi mengisi kursi DK-PBB pada tanggal 1 Januari 2019 mendatang. 

Tak hanya Indonesia, empat negara lainnya juga terpilih sebagai anggota tidak tetap DK-PBB diantaranya untuk kawasan Afrika diwakili oleh Afrika Selatan yang memperoleh 183 suara, untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia diwakili oleh Republik Dominika dengan perolehan suara 184 suara serta di kawasan Eropa dan Eropa Barat di wakili oleh Jerman mendapat 184 suara dan Belgia 181.

Keempat negara ini juga kan menggantikan posisi Dewan Keamanan PBB pada akhir tahun 2018 ini yaitu Etiopia, Swedia, Belanda, dan Bolivia.

Sementara ini Dewan Keamanan PBB  memiliki anggota yang terdiri dari 15 negara anggota, terbagi menjadi  lima anggota  negara yang merupakan anggota tetap yakni AS, Inggris, Perancis, China dan Rusia sementara 10 negara lainnya adalah anggota tidak tetap. 

Sebelum lima anggota terpilih ini bertugas, DK PBB akan memberikan pelatihan intesif mengenai protokol dan kebiasaan Dewan Keamanan.

Sebelumnya Indonesia pernah menjadi anggota tidak tetap DK PBB pada tahun 1973-1974 pada masa pemerintahan Soeharto bersama dengan Australia, Peru, Austira dan Kenya.

Kemudian mendapat kesempatan lagi mengisi bangku yang sama pada tahun 1995-1996 bersama Honduras, Jerman, Botswana, serta Italia dan kembali terpilih lagi pada tahun untuk masa kerja 2007-2008 pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono bersama Panama, Italia, Belgia dan Afrika Selatan.

Keberhasilan Indonesia bergabung dengan Dewan Keamanan PBB tersebut mendapat respon positif dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Presiden yang akrab dengan sapaan Jokowi ini, melalui akun twitternya mengucapkan rasa syukur setelah terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB. Jokowi berharap Indonesia dapat melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan pada kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Posisi Indonesia sebagai anggota tidak tetap ini harus dimanfaat kan untuk momentum Indonesia untuk menjaga perdamaian dunia. Menurut Guru besar Hukum International, Universitas Indonesia Hikmahanto Juana, Indonesia harus berkonsentrasi pada lima agenda yaitu Pertama, Indonesia harus meletakkan agenda terkait dengan masalah perdamaian dunia salah satunya memerdekakan Palestina dan perlindungan terhadap warga sipil di Palestia. 

"Kedua Indonesia harus dapat memunculkan agenda perdamaian dunia lainnya misalnya  Kemelut antar negara di Laut China Selatan, perlindungan  terhadap etnis Rohingya dan masalah pengungsi asal sejumlah negara Timur Tangah,” kata Hikmahanto. 

Selain itu menurutnya Indonesia harus memunculkan agenda tentang melawan terorisme. Indonesia juga harus bisa mengagendakan pembahasan tentang fenomena yang muncul belakangan ini terkait dengan wabah intoleransi di berbagai negara.

"Terakhir, Indonesia dapat mengusulkan agenda tentang masalah ekonomi, perdangan dan investasi yang berdampak pada perdamaan dan keamanan dunia.
“perang dagang dan tarif belakangan ini yang terjadi antar negara perlu untuk diwaspadai,” tandasnya. 

 


 

Archandra beber strategi jual blok migas Indonesia
Mengingat 3 horor perkosaan di Indonesia
Fahri Hamzah: Pilpres lebih banyak perang gimmick, rakyat lapar bos
Agung Laksono nilai dukungan Soetrisno Bachir dongkrak suara Jokowi
Popularitas Habieb Rizieq turun, Golkar: masyarakat ingin kelembutan
TKN: Ustad Abdul Somad tak berpihak pada Prabowo
Demokrat ke Prabowo-Sandi: Apa yang menjadi janji harus ditepati
Demokrat tuding Sekjen Gerindra beri informasi tak utuh ke publik
Isi pembicaraan Jokowi dengan Putin
Sederet dampak buruk jika Anda miskin
PAN nilai Sandiaga Uno lebih tingkatkan elektabilitas dibanding Prabowo
Kubu Jokowi nilai kampanye negatif tak haram
Kubu Prabowo ingin lakukan taubat nasional
DPR RI kutuk serangan Israel atas warga Palestina
Sete Gibernau kembali balap Gran Prix setelah 10 tahun pensiun
Fetching news ...