Wejangan Tjahjo dalam menggunakan media sosial

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Wejangan Tjahjo dalam menggunakan media sosial "Medsos harusnya dimanfaatkan untuk berkomunikasi, saling memberi informasi yang benar, bukan kemudian jadi alat untuk menyebarkan hoaks dan fitnah." - Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan bahwa media sosial (medsos) harus dijadikan alat untuk berkomunikasi dan mengabarkan fakta, bukan menyebar hoaks dan fitnah.

"Medsos harusnya dimanfaatkan untuk berkomunikasi, saling memberi informasi yang benar, bukan kemudian jadi alat untuk menyebarkan hoaks dan fitnah," kata Tjahjo, saat meresmikan patung dr Tjipto Mangoenkoesoemo di Ambarawa, Jawa Tengah, Sabtu malam (03/02/2018).

Tjahjo mengaku mendukung dan mengapresiasi kerja kepolisian yang terus memerangi hoaks dan fitnah.

“Aparat penegak hukum tak akan tinggal diam menindak para penyebar fitnah yang meresahkan masyarakat. Pembentukan satgas siber Bareskrim Polri, adalah salah satu bukti kepolisian sangat serius memerangi hoaks dan fitnah, terutama di medsos,” katanya.

Perang melawan hoaks dan fitnah sangat penting, kata Tjahjo. Semua elemen bangsa harus ikut menabuh genderang perang terhadap penyebar fitnah dan hoaks karena hoaks dapat memecah belah bangsa dan negara.

"Ini harus ditindak ada hukumnya, ada aturannya," ujarnya.

Tjahjo menambahkan, setiap orang punya hak mengekspresikan pendapatnya, bebas mengkritik, termasuk mengkritisi pemerintah. " Tapi jangan dengan menghujat, jangan berfitnah ria. Kalau mau mengkririk silakan tapi jangan menghina; ini menyangkut harkat martabat, apalagi memfitnah, menghasut rasa kesatuan dan persatuan bangsa ini," katanya.

Kemendagri, dan ia sebagai Mendagri, berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Mari kita dukung langkah-langkah kepolisian untuk memberantas siapa pun orangnya, kelompok, golongan, perorangan yang punya itikad tidak baik memecah masyarakat dengan menyebarkan berita yang sifatnya fitnah," ujar Tjahjo.

Peresmian patung Tjipto Manunkoesoemo

Patung yang diresmikan Tjahjo dibangun di pinggir jalan. Tepatnya di tengah perempatan antara dua jalur jalan. Acara dibuka dengan tarian Gambyong, disusul sambutan dari Ketua Yayasan Gotong Royong mewakili keluarga dr. Tjipto.

Tujuan didirikannya patung adalah sebagai pengingat bahwa di Ambarawa ini bersemayam seorang tokoh besar. Tokoh yang banyak berjasa pada republik. Monumen patung dr Tjipto, bisa menumbuhkan spirit perubahan seperti yang digelorakan sang dokter dulu di zaman pergerakan.

Tjahjo berharap patung dr. Tjipto Mangoenkoesoemo dapat mengingatkan anak bangsa tentang pentingnya menjaga dan merawat tenun kebangsaan yang telah dirintis oleh para pendahulu.

"Tidak dapat kita pungkiri, saat ini telah terjadi degradasi semangat nasionalisme. Maraknya isu SARA, menurunnya solidaritas dan gotong royong mencerminkan perilaku kehidupan yang telah jauh dari semangat nasionalisme," katanya.

Kata Tjahjo, peresmian patung merupakan momentum, khususnya bagi warga Ambarawa untuk bangkit,  mencipta inspirasi dari tokoh nasional yang dimakamkan di Ambarawa tersebut. Kota Ambarawa, tak sekedar kota transit, dan budaya, tapi di kota ini banyak jejak sejarah. Di sini, pernah terjadi palagan hebat para pejuang melawan tentara kolonial, dan di kota ini pula, jasad tokoh besar dr. Tjipto Mangoenkoesoemo dimakamkan.

"Ambarawa walau pun kecamatan, ini juga kota transit. Orang-orang dari Semarang mau ke Jogja, transit di sini. Tapi, Ambarawa juga kota Pahlawan. Ada palagan Ambarawa, kota budaya, kota pariwisata dan di sini juga besar seorang tokoh nasional kita yaitu bapak dr Tjipto Mangoenkoesoemo," kata Tjahjo.

Usai berpidato, Tjahjo menyerahkan plakat Mendagri kepada Bupati Semarang, Ketua Yayasan Gotong Royong dan keluarga dr Tjipto. Setelah penyerahan plakat, giliran panitia yang menghadiahkan lukisan pada Tjahjo bergambar dirinya.

Lantik Wakapolri Syafruddin, Jokowi amankan suara Polri?
Soal tuntutan rotasi jabatan yang tak transparan, ini jawaban KPK
Orang Indonesia paling nggak bisa <i> nyusu </i>
Ma'ruf Amin perintahkan NU ancam Jokowi hanya tafsiran Mahfud MD
3 kali mogok dalam 12 hari, LRT Palembang 95 persen produk lokal
Legislator minta dalang pembakaran satu keluarga dihukum mati
Kubu Jokowi ingin Ma'ruf temui Rizieq di Mekkah
Ahok bakal terjun kampanye untuk Jokowi?
Ma'ruf Amin bapak ekonomi kaum tertindas
Realisasi investasi triwulan kedua turun 4,9 persen
Sandiaga Uno akui kekayaannya fluktuatif
Jangan khianati nenek moyang yang hadirkan kedamaian di bumi pertiwi
Rupiah masih terseok di atas Rp14.600
Cari istri perawan? di sini tempatnya
Sunan Kalijaga janji tak akan sebar hoaks demi menangkan Jokowi
Fetching news ...