Ketika mensos bantu wisman sakit di pesawat

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Ketika mensos bantu wisman sakit di pesawat Menteri Sosial, Idrus Marham bantu wisatawan asing di kabin pesawat Garuda.

Foto Menteri Sosial Idrus Marham saat memberikan pertolongan kepada salah satu wisatawan manca negara di dalam kabin Pesawat Garuda menyebar di internet. Foto tersebut kali pertama diunggah oleh salah seorang nitizen dengan akun Twitter @KendyArtha.

Dalam foto tersebut, tampak Idrus Marham menggunakan baju batik dengan membawa minyak angin guna membantu stafnya memijit seorang bule.

Pada kolom caption foto, tertulis Idrus akan berangkat menuju Kabupaten Pinrang, setelah sebelumnya bertolak dari Eltari Kupang NTT transit di Bandara Ngurah Rai Bali usai meninjau daerah perbatasan dan pembagian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Belu. 

"Keren nih Quick Response Pak Mensos begitu denger ada penumpang pesawat yang sakit," tulis pemilik akun twitter tersebut.

"Foto ini diambil hari Jumat sekira pukul 16.00 Wita menjelang pendaratan pesawat Garuda di Bandara Ngurah Rai, Bali. Dalam aku tersebut ditulis Jadi critanya si bule ngeluh badannya lemas. Setelah satu jam penerbangan, ia berkeringat dingin, sesak dan mengeluh nyeri di dadanya. Lalu pramugari mengumumkan apakah ada dokter atau tenaga medis di dalam pesawat tolong membantu," imbuh pemilik akun Twitter @KendyArtha.

Mendengar hal itu, Pak menteri menghampiri penumpang yang sakit. Beliau langsung memberi beberapa instruksi penangaan cepat kepada sejumlah pramugari. Tak lama kemudian, atas inisiatif Mensos pula, "pasien" yang warga keturunan asing, dibawa ke bisnis class supaya bisa lebih rileks dan mendapat perawatan lebih lanjut. 

Di akhir deskripsi, pemilik akun tersebut mengajak netizen untuk mendoakan Idrus Marham agar selalu sehat dan amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Sosial RI.

Bersama Presiden

Sebelumnya bersama Presiden Joko Widodo, Mensos Idrus menyerahkan bantuan kepada masyarakat Banten. Pada kesempatan itu Presiden meminta kepada para orang tua untuk mendidik anak-anaknya akhlak dan budi pekerti yang baik sebagai ciri dan karakter bangsa Indonesia.

"Didik anak-anak yang baik, berikan pendidikan etika, budi pekerti, akhlak, sikap dan perilaku yang baik," kata Presiden Joko Widodo di hadapan ribuan warga saat penyerahan bantuan PKH (program keluarga harapan), Kartu Indonesia Pintar dan Bantuan Pangan No Tunai (BPNT) di Gelanggang Olahraga Ciceri, di Serang, Banten.

Ia mengatakan, dengan pendidikan akhlak, etika dan budi pekerti tersebut, maka anak-anak akan tahu tata krama dan sopan santun, karena itu merupakan ciri dan karakter bangsa Indonesia.

Berkaitan dengan pemilihan kepala daerah di seluruh Indonesia termasuk di Banten, kemudian menghadapi pemilu dan pilpres, Presiden Joko Widodo juga meminta kepada masyarakat supaya jangan termakan fitnah dan berita bohong atau hoak, mengingat dalam kondisi perpolitikan selalu ada seperti itu.

"Di Indonesia termasuk di Kota Serang ada pilkada, saya titip ibu- ibu di sini dan masyarakat, tidak termakan fitnah dan isu bohong, karena memang politik selalu seperti itu," kata presiden.

Ia mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik yang terbaik menurut masyarakat itu sendiri. Jangan sampai karena berbeda pilihan menjadi pertentangan dan perpecahan persaudaraan diantara warga.

Menteri Sosial (Mensos) Indrus Marham dalam sambutannya mengatakan, sasaran Program Keluarga Harapan (PKH) di Banten Tahun 2018 sebanyak 320.410 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan bantuan senilai Rp605,91 miliar dan dari jumlah tersebut untuk penerima di Kota Serang sebanyak 9.603 KPM dengan total bantuan senilai Rp18,18 miliar.

Idrus mengatakan, secara nasional PKH pada tahun 2018 diperluas dari 6 juta KPM menjadi 10 juta KPM. Bantuan yang telah dicairkan untuk penyaluran Tahap I dengan realisasi untuk 9.576.843 KPM (96 persen) senilai Rp4.79 triliun tersebar di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota.

Sementara itu, untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang merupakan transformasi dari Bansos Pangan Rastra di Banten sebanyak 484.019 keluarga dengan bantuan senilai Rp638,90 miliar.

Legislator minta pemerintah tingkatkan layanan penyandang disabilitas
Trump tempatkan konsulat Palestina di bawah kedutaan Israel
Bila diserang, Rusia akan respon serangan rudal dengan senjata nuklir
Puluhan kali gempa, Anak Krakatau berstatus waspada
DPR pertanyakan keengganan pemerintah naikkan harga BBM
Ini alasan Golkar setuju dana saksi pemilu jadi beban negara
Gonjang-ganjing muktamar Pemuda Muhammadiyah diintervensi
DPR akan panggil tiga lembaga terkait peluru nyasar
PAN larang kepala daerah jadi tim sukses
Polisi: Total 6 peluru nyasar ditemukan di gedung DPR
PKB bantah acungan satu jari direktur IMF sebagai kampanye Jokowi
Pelopor perdamaian bangkitkan Indonesia damai
Ada kelompok yang berupaya bunuh karakter TGB
PAN setuju dana saksi pemilu dibiayai negara
Sri Mulyani dan Luhut akan dilaporkan ke Bawaslu, Zulhas: pejabat hati-hati
Fetching news ...