Memperkuat kemitraan pilar sosial dengan pemerintah

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Memperkuat kemitraan pilar sosial dengan pemerintah Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang menyapa pekerja sosial.

Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan apresiasi pada pilar-pilar sosial atau relawan sosial karena menjadi bagian dari Kementerian Sosial dan sebagai ujung tombak dalam menangani kemiskinan.

Kehadiran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan Karang Taruna dinilai sangat penting dan strategis karena kedepan tidak akan lebih mudah menghadapi permasalahan sosial yang terjadi.

"Globalisasi tidak bisa kita hindarkan. Akan tetapi kita jangan sampai meninggalkan akar budaya bangsa. Untuk itu, Pilar-Pilar Sosial harus mengambil peran yang membawa nilai-nilai kebajikan, spritualitas kebangsaan, solidaritas sosial, kearifan budaya lokal, dan etos kerja yang produktif dan disiplin serta gotong royong," kata Mensos, Kamis (07/02), di Tangerang, yang merupakan titik kedua dalam acara peningkatan peran serta masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan Indonesia setelah Makassar.

Mensos mengingatkan di era milenial yang ditandai revolusi industri 4.0 harapan bangsa lebih maju agar dapat membawa dampak lebih positif, ini sangat penting berpegang teguh pada jati diri Bangsa agar tidak terbawa arus negatif budaya asing. 

"Di era keterbukaan ini sudah menjadi keharusan sikap cekatan membangun jejaring kerja, bertukar informasi untuk membangun aliansi dalam menangani masalah sosial," tambah Mensos.

Kerjasama yang kuat antara Pemerintah, Pilar Sosial dan masyarakat akan dapat membendung ide-ide negatif yang berupaya memecah belah bangsa seperti berbagai berita hoaks saat ini.

"Oleh karena itu saya menyambut baik dilakukannya Deklarasi Anti Hoaks karena memang hoaks sangat kontraproduktif dalam usaha kita membangun bangsa," kata Mensos.

Mensos yakin, tingginya komitmen pilar sosial mencegah masalah sosial dan melindungi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), maka bahaya pengaruh hoaks akan mudah ditangkal.

Lebih jauh lagi, Mensos menilai sesungguhnya pilar sosial adalah agent of community sebagai mitra pemerintah mewujudkan kemandirian dan pembangunan.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin menyatakan, tujuan kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan nasional Indonesia, melalui kegiatan peningkatan kapasitas Pilar-Pilar Sosial dan Restorasi Sosial.

Kemudian juga meningkatkan pengetahuan pilar-pilar sosial sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan nasional Indonesia, meningkatkan kapasitas Pilar-Pilar sosial dalam melaksanakan peran sebagai mitra pemerintah, dan meningkatkan pemahaman pilar sosial terhadap nilai-nilai kesetiakawanan sosial dan restorasi sosial.

TKN sebut Ma'ruf Amin akan pakai ayat Alquran di debat ketiga
 Jelang debat ketiga, Ma'ruf Amin dapat masukan dari asosiasi profesi
Kubu Prabowo tepis tudingan politisasi munajat 212
Demokrat minta Jokowi buka dokumen dengan bos Freeport
Ma'ruf Amin bakal ikut dampingi Jokowi
PWJ desak polisi tangkap anggota FPI penganiaya wartawan
Bela Enembe, pendukung aksi tari adat di KPK
AJI kecam tindakan brutal FPI terhadap wartawan
TKN: Pidato Jokowi bukan untuk tandingi Prabowo
Bansos PKH upaya Jokowi kembangkan ekonomi digital
Anak sarapan bernutrisi  memiliki nilai akademis empat kali lebih tinggi
Jokowi akan gelar pidato di Konvensi Rakyat
Kubu Jokowi: Munajat 212 bagian dari politisasi agama
Fadli Zon: Jokowi berdebat seperti manajer
Kubu Jokowi: Tim debat Ma'ruf Amin sudah disiapkan
Fetching news ...