Amerika

Kunjungi Pearl Harbor, PM Jepang sebarkan perdamaian

2.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:44
28 DES 2016
Shinzo Abe
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melakukan kunjungan ke Pearl Harbor, 75 tahun setelah serangan udara militer Jepang berbuntut pada terlibatnya Amerika Serikat dalam Perang Dunia II.

Pertemuan antara Abe dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di lokasi bersejarah tersebut Selasa waktu setempat merupakan lanjutan dari proses rekonsiliasi antara kedua negara.

"Kita tak boleh mengulangi kengerian sebuah peperangan, ini adalah sumpah yang diikrarkan oleh seluruh masyarakat Jepang," kata Abe, dikutip dari BBC.

"Kepada prajurit AS yang dikuburkan di dalam kapal USS Arizona, kepada rakyat Amerika, dan seluruh manusia di dunia, saya mengucapkan janji tak tergoyahkan itu."

Meski Abe bukan pemimpin Jepang pertama yang berkunjung ke Pearl Harbor, tapi ini adalah satu-satunya kunjungan di mana PM Jepang dan presiden AS menyampaikan pidato di satu panggung.

Bagi Obama, ini mungkin pertemuan terakhirnya dengan pemimpin luar negeri sebagai seorang presiden.

“Kunjungan ini dan kunjungan Obama ke Hiroshima Mei lalu tak akan mungkin terjadi delapan tahun lalu,” tambah Daniel Kritenbrink, penasihat Gedung Putih seperti dikutip dari Al Jazeera.

“Kami berada di sini sebagai hasil dari upaya masyarakat dan pemerintah kami selama bertahun-tahun, sehingga kami dapat ... mengatasi aspek paling sensitif dalam sejarah kami."  

Pertemuan antar kedua pemimpin negara ini adalah langkah persiapan Abe untuk memimpin Jepang menghadapi era tak menentu setelah Donald Trump terpilih sebagai presiden AS.

Serangan yang dilakukan Jepang terhadap pangkalan Angkatan Laut AS di Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 mengubah kawasan Pasifik menjadi teater utama perang.

Serangan ini secara rahasia telah dipersiapkan oleh Jepang selama beberapa bulan, namun dilancarkan hanya dalam dua jam.

Pesawat tempur Jepang menyerang dari arah tak terduga, menenggelamkan armada angkatan laut AS dan menewaskan 2.400 pelaut dan tentara.

Amerika akhirnya ikut campur dalam peperangan yang sudah berkecamuk di Eropa, dan mengakhiri perang dengan menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.

Mei lalu, Obama mengunjungi monumen yang dibangun untuk menghormati para korban bom atom di Hiroshima dan mengajak dunia menghapus senjata nuklir.

Terbaru
12 Maret 2017 | 01:02
Hillary tampil dengan rambut baru
5 Maret 2017 | 02:20
Kata Trump, Obama menyadapnya
27 Februari 2017 | 19:20
Dukun se-Amerika santet Donald Trump
Berita Terkait