Amerika

Tahun 2017, PBB sambut Sekjen baru

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:40
02 JAN 2017
Antonio Guterres
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - PBB menyambut Tahun Baru 2017 dengan kehadiran sekretaris jenderal baru, mantan perdana menteri Portugal Antonio Guterres.

Banyak pengamat yakin Guterres, yang juga pernah menjabat sebagai komisioner tinggi pengungsi, dapat menghidupkan kembali dan membawa PBB menuju era baru, meski tak sedikit yang meragukannya.

"Kita perlu mediasi, arbitrase, juga diplomasi kreatif," kata Guterres (67) setelah dinobatkan sebagai Sekjen baru PBB.

Pada Sabtu tengah malam, Ban Ki-moon melepaskan jabatan Sekjen PBB yang diembannya selama 10 tahun. Guterres meminta masyarakat global untuk menempatkan perdamaian dunia sebagai prioritas resolusi Tahun Baru: "Mari kita tetapkan perdamaian sebagai yang utama."

Ucapannya tak jauh berbeda dengan Ban saat baru menduduki kursi Sekjen PBB pada 2007. Saat itu, Ban mendeklarasikan mandatnya akan "ditandai dengan upaya membangun jembatan penghubung dan mengakhiri perpecahan secara terus-menerus."

Namun 10 tahun kemudian, Ban bisa dibilang gagal membuktikan ucapannya. Para pengamat mengatakan, Ban tidak memiliki karisma dan tak dapat menghimpun dukungan yang dibutuhkan untuk memimpin lembaga internasional tersebut.

Banyak pihak merasa PBB sudah tidak lagi mewakili masyarakat internasional karena keberadaan lima anggota tetap Dewan Keamanan yang memiliki hak veto atas setiap resolusi, di antaranya Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump yang baru-baru ini mengatakan: "PBB memiliki potensi besar, tapi sekarang hanya menjadi tempat berkumpul, bersenda-gurau dan menghabiskan waktu para (diplomat). Sangat menyedihkan!"

Kritik itu dibuatnya setelah DK PBB meloloskan resolusi anti-Israel yang mengkritik permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
21 Mei 2017 | 18:21
Cina bunuh 20 mata-mata CIA
9 Mei 2017 | 08:10
Gempa 6,4 SR guncang Alaska
Amerika