Amerika

Polisi temukan uang tunai Rp 266 M di bawah kasur apartemen

28.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
03:02
07 JAN 2017
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Theguardian

Rimanews - Polisi Amerika Serikat menemukan uang tunai sebesar USD 20 juta atau setara Rp 266,7 miliar yang disembunyikan di bawah kasur sebuah apartemen negara bagian Massachusetts.

Penyelidik federal Boston mendakwa warga Brasil, Cleber Rene Rizerio Rocha (28), atas tuduhan pencucian uang dalam kasus terkait TelexFree Inc., yang menyebut diri sebagai perusahaan telekomunikasi internet padahal sebenarnya mempraktekkan skema piramida seperti MLM.

Pengacara Rocha belum memberikan komentar terkait penangkapan kliennya.

Penangkapan berawal dari penyelidikan yang dilakukan polisi terhadap TelexFree yang bermarkas di Marlborough. Perusahaan tersebut didirikan oleh James Merrill, warga AS, dan Carlos Wanzeler, warga Brasil, dan menjual layanan panggilan telepon melalui internet.

Jaksa mengatakan TelexFree melakukan penipuan dengan skema piramida. Mereka hampir tidak mendapatkan keuntungan dari layanan telepon yang mereka tawarkan, tapi mendapat jutaan dolar dari ribuan orang yang rela mengeluarkan uang untuk mendaftar setelah diiming-imingi keuntungan selangit.

TelexFree menyatakan diri bangkrut pada Mei 2014 dan memiliki utang USD 5 miliar kepada para anggotanya. Secara total ada 965.225 orang di AS, Brasil dan berbagai negara lain yang menjadi korban TelexFree dengan kerugian mencapai USD 1,76 miliar.

Merrill ditangkap pada Mei 2014 dan mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi dan penipuan menggunakan teknologi yang dialamatkan kepadanya pada Oktober 2014. Wanzeler kabur ke Brasil pada tahun yang sama dan tak dapat diekstradisi.

Wanzeler masih menyimpan uang hasil penipuan di AS dan berencana memindahkannya ke Brasil melalui Hong Kong lewat seorang perantara yang bekerja atas nama keponakannya. Perantara tersebut mendekati seorang saksi yang ternyata mau bekerja sama dengan petugas pada 2015 dan mengutarakan rencana untuk mentransfer uang senilai USD 40 juta ke Brasil.

Wenzeler harus segera melakukannya karena sang istri yang masih menetap di AS mengajukan tuntutan cerai dan mengetahui lokasi penyimpanan uang tersebut.

Pada 31 Desember, Rocha, yang diduga berperan sebagai kurir Wanzeler, terbang ke AS dan bertemu dengan saksi yang dimaksud pada Rabu, dan memberikannya uang tunai sebanyak USD 2,2 juta yang dimasukkan ke dalam sebuah koper. Sejumlah agen kemudian mengikuti pelaku ke sebuah komplek apartemen di Westborough dan menangkapnya.

Mereka kembali ke apartemen yang digunakan Rocha selama berada di AS dan melakukan penggeledahan. Saat itulah mereka menemukan tumpukan uang tunai di bawah kasur yang menurut pengakuan pelaku berjumlah USD 20 juta.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
31 Maret 2017 | 22:49
Daftar rumah mewah Donald Trump