Amerika

Mad Dog bantah AS ada di Irak untuk mencuri minyak

4.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
23:44
20 FEB 2017
James Mattis
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
CNN

Rimanews - Sebelum melakukan kunjungan pertamanya ke Baghdad, Irak, Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis alias Mad Dog mengatakan negaranya ada di Irak bukan untuk mencuri minyak.

"Kita di Irak tidak untuk merebut minyak," kata Mattis kepada wartawan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, hari ini, dikutip dari CNN.

Mantan jenderal Angkatan Laut AS itu mengatakan alasannya ke Baghdad adalah "karena saya harus mengetahui situasi terkini mengenai politik, musuh, dan sekutu" di Irak. Kunjungan Mattis ini sebelumnya tidak diumumkan ke publik.

Dia mengatakan ingin berbicara secara langsung dengan pemimpin politik Irak dan sekutu AS di sana. "Kami ingin memastikan bahwa kami memiliki kepekaan yang baik tentang apa yang kami hadapi, dan berjuang bersama menghancurkan ISIS," ujarnya.

Pernyataan Mattis ini sangat bertolak belakang dengan ucapan Trump tak lama setelah dilantik sebagai penguasa Gedung Putih 20 Januari lalu.

"Kita seharusnya dapat menjaga minyak (di Irak). Mungkin kita akan memiliki kesempatan lain," kata Trump.

Dia mengulangi pernyataan tersebut beberapa hari kemudian saat diwawancarai wartawan ABC News, David Muir. "Kita seharusnya dapat menguasai minyak (di Irak). ISIS tidak akan ada jika kita berhasil mengambil minyak itu."

Trump mengatakan AS menghabiskan triliunan dolar untuk memerangi ISIS, dan menegaskan bahwa hal itu seharusnya dapat dicegah jika pasukan Amerika dapat menguasai pasokan minyak mereka. Sejumlah pengamat mengatakan mengambil minyak Irak sama dengan mencuri hak warga sipil dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang dalam hukum internasional.

KATA KUNCI : , , , , , ,
Terbaru
12 Maret 2017 | 01:02
Hillary tampil dengan rambut baru
5 Maret 2017 | 02:20
Kata Trump, Obama menyadapnya
Amerika