Amerika

Trump tak akan hadiri jamuan malam bersama wartawan

8.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:33
26 FEB 2017
Dok. Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Antara
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Presiden AS Donald Trump dipastikan absen Malam Koresponden Gedung Putih, 29 April mendatang. Dia menjadi presiden pertama AS dalam 36 tahun terakhir yang melewatkan tradisi ini.

“Saya tidak akan menghadiri Makan Malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih tahun ini. Semoga semua yang hadir menikmatinya!” demikian Trump di Twitter, Sabtu (25/2) waktu AS.

Makan malam berjuluk Nerd Prom di Washington digelar setiap tahun sejak 1921. Acara bertabur bintang, baik dari kalangan jurnalis, politisi, maupun selebritas Hollywood, itu merupakan malam penghargaan bagi jurnalis.

Presiden yang pernah tidak hadir pada Malam Koresponden adalah Ronald Reagan pada 1981. Namun, ada alasan kuat di balik ketidakhadiran Reagan secara fisik. Dia baru saja sembuh dari luka tembak sebab percobaan pembunuhan terhadap dirinya.

Bagaimanapun, Presiden ke-40 AS itu terhubung dengan mereka yang hadir malam itu. Lewat sambungan telepon, Reagan bahkan membuat lelucon tentang insiden penembakan. “Jika boleh saya berpesan, ketika seseorang meminta Anda cepat masuk mobil. Lakukan segera!” kata dia dari Camp David.

Richard Nixon, presiden terakhir sebelum Trump yang menolak hadir acara tersebut 1972 silam. Trump pun mengikuti jejak Nixon, termasuk meminjam kalimatnya, “Pers musuh warga Amerika.”

Pengumuman ini dirilis di tengah hubungan yang memanas antara Gedung Putih dan sejumlah media. Pada Jumat (24/2) sejumlah media group seperti BBC, CNN, The New York Times, The Guardian, The Los Angeles Times, Buzzfeed, The Daily Mail, dan Politico dilarang berpartisipasi dalam press briefing santai oleh Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer.

Trump beberapa jam sebelum briefing digelar kembali menyinggung sebaran “berita palsu” di media. Dia bahkan menyebut The New York Times dan CNN bagian dari “partai oposisi” yang harus diperangi.

Bila presiden memastikan ketidakhadirannya, sejumlah media seperti Bloomberg News dan New Yorker justru sudah menyampaikan niat memboikot acara setara malam penghargaan Oscar.

Setiap presiden-aktif sejak 1924, menurut The New York Times, menghadiri Malam Koresponden Gedung Putih setidaknya satu kali selama menjabat. Mantan Presiden Barack Obama tidak pernah satu kali pun melewatkan acara ini selama delapan tahun kepemimpinannya.

Wajah Trump muncul di antara tamu undangan pada 2011. Obama kala itu berkelakar, Gedung Putih akan berubah wujud menjadi kasino jika Trump jadi presiden. Lelaki berusia 70 tahun itu “membalas”, Obama lahir bukan di AS.

Terbaru
21 Mei 2017 | 18:21
Cina bunuh 20 mata-mata CIA
9 Mei 2017 | 08:10
Gempa 6,4 SR guncang Alaska
Amerika