Amerika

Banjir dan longsor di Chile, 3 tewas dan 7 hilang

4.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:14
27 FEB 2017
Dok. Warga Chile membuat rantai manusia untuk menyebrangi jalan yang terendam banjir.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Tiga orang tewas dan tujuh lainnya hilang setelah hujan deras yang mengguyur Chile sepanjang akhir pekan menyebabkan air sungai meluap dan longsor.

Banjir di lembah gunung dekat ibu kota Santiago membuat 3.387 orang terisolasi, kata badan penanggulangan bencana Chile, Onemi Minggu (26/02) malam, dikutip dari Al Jazeera. Pejabat Onemi mengatakan air yang turun dari pegunungan Andes sejak Sabtu mengakibatkan jalan-jalan terputus dan longsor.

Suplai air bersih bagi 1,5 juta kepala keluarga di Santiago terkena dampak bencana ini. Perusahaan air Aguas Andinas mengatakan hujan deras yang terjadi di musim panas menyebabkan perbaikan sulit dilakukan.

"Kami berada dalam situasi yang kompleks mengenai pasokan air minum di 33 daerah di Santiago yang ditinggali sekitar 6 juta orang," kata Menteri Dalam Negeri Chile Mariano Fernandez.

Di Twitter, Presiden Chile mengatakan: "Tim darurat sedang berusaha mencapai orang-orang yang terisolasi dan membuat jalur suplai air di manapun yang memungkinkan."

Di lembah San Jose de Maipo, tim darurat harus membersihkan jalan dari puing agar warga dapat mengungsi.

Ini merupakan banjir besar kedua yang terjadi di Chile dalam setahun terakhir. April 2016, hujan deras juga terjadi di San Jose de Maipo hingga menewaskan satu orang dan menyebabkan banjir besar.

Terbaru
21 Mei 2017 | 18:21
Cina bunuh 20 mata-mata CIA
9 Mei 2017 | 08:10
Gempa 6,4 SR guncang Alaska
Amerika