Amerika

Trump akan tanda tangani perintah eksekutif baru soal imigran

4.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:40
06 MAR 2017
Dok. Presiden Amerika Serikat Donald Trump tunjukkan perintah eksekutif yang sudah ditanda tanganinya. Foto: Reuters
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pemerintahan Donald Trump akan memperkenalkan perintah eksekutif baru terkait imigran hari ini, kata pejabat senior Gedung Putih kepada ABC News.

Perintah eksekutif baru akan menggantikan kebijakan kontroversial yang ditandatangani Trump akhir Januari lalu dan ditangguhkan pengadilan banding sirkuit ke-9 bulan lalu. Perintah eksekutif baru dirancang untuk "kebal" tuntutan hukum, mengecualikan penduduk tetap dan hanya berlaku bagi pemohon visa di masa depan, bukan mereka yang sudah memegang visa sah.

Selain itu, hanya enam negara yang masuk dalam daftar larangan masuk AS yakni Iran, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman.

Nama Irak dihapus dari daftar negara yang warganya dilarang masuk AS atas desakan Pentagon dan Departemen Luar Negeri. Pejabat AS khawatir memasukkan nama Irak dalam daftar tersebut dapat mengganggu upaya memerangi ISIS.

Ketentuan tentang pengungsi juga diubah. Program penerimaan pengungsi AS dari semua negara akan dihentikan untuk sementara waktu. Dalam perintah eksekutif yang lama, program penerimaan pengungsi dihentikan setidaknya selama 120 hari, kecuali pengungsi Suriah yang dilarang masuk hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sumber di pemerintahan mengatakan Trump sebenarnya enggan mengganti perintah eksekutif yang lama dan bersikukuh mempertahankannya dengan bertarung di pengadilan. Kebijakan baru ini tadinya akan dijadikan sebagai suplemen perintah eksekutif yang pertama.

Namun, tim kuasa hukumnya berhasil meyakinkan Trump bahwa perintah eksekutif yang pertama harus dicabut dan ia dengan terpaksa menerima saran tersebut.

Terbaru
21 Mei 2017 | 18:21
Cina bunuh 20 mata-mata CIA
9 Mei 2017 | 08:10
Gempa 6,4 SR guncang Alaska
21 Mei 2017 | 18:21
Cina bunuh 20 mata-mata CIA
9 Mei 2017 | 08:10
Gempa 6,4 SR guncang Alaska