Amerika

Direktur FBI: tidak ada privasi absolut di Amerika

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:33
09 MAR 2017
Dok. Logo CIA.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Theguardian

Rimanews - Direktur FBI James Comey mengatakan tidak ada yang namanya privasi absolut di Amerika Serikat setelah WikiLeaks membocorkan metode pengintaian yang dilakukan CIA melalui telepon pintar, bahkan televisi.

"Tidak ada privasi absolut di Amerika," kata Comey dalam konferensi keamanan siber di Boston, negara bagian Massachusetts, Rabu (08/03), dikutip dari the Guardian, terkait aktivitas spionase CIA yang dipublikasikan WikiLeaks pada Selasa.

"Wajar jika kita semua mengharapkan privasi di rumah, mobil dan perangkat kita," tambah Comey. "Tapi, itu juga berarti pengadilan, negara dapat menerobos ruang pribadi kita jika memiliki alasan yang tepat melalui penegakkan hukum.

"Bahkan ingatan kita tidak privat. Semua orang dapat dipaksa mengungkapkan apa yang ia lihat ... Dalam kondisi tertentu, hakim juga bisa memaksa kita memberikan kesaksian di pengadilan terkait komunikasi pribadi."

Masyarakat Amerika, khususnya, kembali harus menelan pil pahit terkait privasi mereka setelah sebelumnya Edward Snowden mengungkapkan ke publik bahwa pemerintah memata-matai jutaan warga lewat Badan Keamanan Nasional (NSA) pada 2013. CIA mengatakan tidak akan mengomentari keaslian dokumen yang dibongkar WikiLeaks, namun menegaskan dalam sebuah pernyataan bahwa pengawasan warga dilarang secara hukum.

"Misi CIA adalah untuk mengumpulkan data intelijen asing secara agresif untuk melindungi Amerika dari teroris, negara musuh dan lainnya. CIA harus inovatif, (menggunakan teknologi) mutakhir, dan berada di garis depan pertahanan negara dari musuh di luar negeri," kata pernyataan itu.

"Publik Amerika seharusnya merasa terganggu dengan pengungkapan WikiLeaks yang dirancang untuk merusak kemampuan komunitas intelijen melindungi Amerika dari teroris dan musuh lainnya. Pengungkapan semacam itu tidak hanya membahayakan personel dan operasi (intelijen) AS, tapi juga membekali musuh kita dengan alat dan informasi untuk menyerang kita."

KATA KUNCI : , , , , , ,
Amerika