Amerika

AS cabut larangan bawa laptop tiga maskapai raksasa Timteng

4.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:32
06 JUL 2017
Ilustrasi
Reporter
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Amerika Serikat mencabut larangan membawa laptop bagi penumpang tiga maskapai raksasa Timur Tengah, yakni Etihad, Emirates, dan Turkish Airlines.

Departemen Dalam Negeri AS (DHS) memberlakukan larangan membawa perangkat elektronik besar ke dalam kabin pesawat bagi penumpang yang melakukan perjalanan dari 10 negara Timur Tengah pada Maret.

Ketika itu, timbul kecurigaan dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional bahwa AS sebenarnya melarang penumpang dari Timteng membawa laptop ke kabin bukan karena alasan keamanan, tapi lebih pada persaingan bisnis. Washington dituding ingin melindungi maskapai AS dari gelombang ekspansi maskapai Timteng.

Pemeriksaan ketat

Pada Minggu (02/07/2017), DHS mulai mencabut larangan tersebut usai menerapkan pedoman keamanan baru pekan lalu, yang mensyaratkan maskapai untuk melakukan pemeriksaan ketat kepada penumpang dan perangkat elektronik yang mereka bawa.

Etihad menjadi maskapai pertama yang mendapatkan lampu hijau dari DHS pada Minggu, disusul Emirates, Rabu dan Turkish, Kamis.

"Emirates telah bekerja keras dengan berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan industri penerbangan dan pemerintah lokal untuk mengimplementasikan tindakan keamanan dan protokol ketat untuk memenuhi persyaratan yang terdapat dalam pedoman keamanan baru Departemen Keamanan Dalam Negeri AS bagi semua penerbangan menuju Amerika," kata juru bicara Emirates, dilansir Arabian Business, Rabu.

Pejabat AS tidak memberikan keterangan rinci mengenai pedoman keamanan yang dimaksud. Tapi, berdasarkan dokumen yang didapat ABC News, semua maskapai harus memiliki teknologi pendeteksi alat peledak di pos pemeriksaan keamanan mereka dalam 21 hari sejak diberlakukan.

Jika maskapai ataupun bandara keberangkatan tidak memenuhi persyaratan ini, DHS dapat melarang penumpang membawa perangkat elektronik ke kabin pesawat. DHS bahkan bisa melarang maskapai melakukan penerbangan ke AS jika tak mematuhi aturan tersebut.

Menurut DHS, pedoman keamanan baru mereka berlaku di lebih dari 280 bandara yang tersebar di 150 negara.

Sponsored
The Money Fight

Amerika