Asia

Latihan perang AS-Korsel picu bencana nuklir, kata Pyongyang

8.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
08:50
07 MAR 2017
Dok. Latihan perang di Korea Selatan.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Korea Utara menyebut latihan perang antara Amerika Serikat dan Korea Selatan sebagai "manuver perang nuklir paling terang-terangan" dan memperingatkan bahwa hal itu dapat memicu terjadinya "bencana nuklir" di Semenanjung Korea.

Duta Besar Korut untuk PBB Ja Song-nam mengatakan dalam suratnya kepada Dewan Keamanan kemarin bahwa AS menggunakan kapal induk yang mampu menembakkan senjata nuklir, kapal selam nuklir, pembom strategis nuklir dan pesawat siluman dalam latihan perang bersama Korsel Rabu (01/03) pekan lalu.

"Hal ini mungkin dapat memicu peperangan yang sebenarnya," kata Ja, dikutip dari The Washington Post. "Dan, akibatnya, situasi di Semenanjung Korea kembali beringsut ke ambang perang nuklir."

Ja menyurati DK PBB beberapa jam setelah Korut menembakkan empat rudal balistik sebagai respon atas latihan perang AS-Korsel. Tiga rudal mendarat di laut yang menurut Jepang wilayah eksklusif mereka, kata pejabat Korsel dan Jepang.

AS dan Jepang, setelah berdiskusi dengan Korsel, mendesak rapat DK PBB untuk membahas peluncuran rudal balistik oleh Korut. Diskusi tertutup akan dilakukan besok pagi setelah DK PBB kembali dari empat negara Afrika yang terkena dampak Boko Haram.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam peluncuran rudal balistik Korut dan menyebutnya sebagai pelanggaran atas resolusi DK PBB. Ia meminta pemimpin Korut "menahan diri dari melakukan provokasi dan patuh atas kewajiban internasionalnya," kata wakil juru bicara PBB Farhan Haq.

Ri Song-chol, konselor misi Korut di PBB, mengatakan kepada The Associated Press peluncuran rudal balistik merupakan kelanjutan dari upaya pemimpin tertinggi Kim Jong-un "untuk memperkuat pasukan pertahanan kami dan kemampuan mencegah serangan" sebagai respon atas "ancaman nuklir" dan latihan perang AS-Korsel.

KATA KUNCI : , , , , , ,
Terbaru
22 Maret 2017 | 11:33
Korut kembali tembakkan rudal
14 Maret 2017 | 17:04
Malaysia deportasi 50 warga Korut
10 Maret 2017 | 11:17
Presiden Korsel resmi dimakzulkan
10 Maret 2017 | 09:51
Australia terancam kelangkaan gas
7 Maret 2017 | 09:27
Korut usir Dubes Malaysia