Asia

Bandara Sydney raup untung Rp 1 triliun hanya dari lahan parkir

3.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:54
07 MAR 2017
Dok. Bandara Sydney.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Lembaga Perlindungan Konsumen Australia (ACCC) mengatakan Bandara Sydney berhasil meraup keuntungan 100 juta dolar Australia atau setara Rp 1,33 triliun dari lahan parkir dalam setahun karena para penumpang tidak memiliki alternatif.

ACCC mendesak pemerintah mengubah aturan tempat parkir agar para penumpang memiliki pilihan dan tidak dipaksa memarkirkan kendaraannya di bandara.

Dalam laporan tahunan terkait empat bandara terbesar di Australia, ACCC menyebut keuntungan parkir bandara Sydney 73,1 persen, atau jauh lebih tinggi dari bandara Brisbane, Melbourne, dan Perth. Lahan parkir untuk satu kendaraan di bandara Sydney dapat menghasilkan keuntungan 6.138 dolar per tahun.

Rod Sims dari ACCC mengatakan monopoli lahan parkir oleh bandara Sydney membuat mereka tidak memiliki alasan untuk menurunkan tarif, dan para penumpang tidak punya pilihan lain.

"Mereka tidak memiliki persaingan, itu masalahnya, pengguna tidak memiliki pilihan lain," kata Sims kepada ABC, dikutip dari Australia Plus hari ini. "Mereka memiliki kekuatan pasar dan tidak banyak yang bisa kami lakukan mengenai hal tersebut."

Sims menambahkan warga yang menggunakan bandara Sydney tidak memiliki banyak pilihan soal transportasi. Meski ada taksi dan kereta, harus ada biaya tambahan yang dikeluarkan.

"Anda bisa menggunakan taksi, tapi tentu saja bandara Sydney mengenakan biaya tambahan 4 dolar per taksi," katanya.

Tarif parkir di bandara yang dipesan secara online memang memberikan potongan 30 sampai 40 persen, namun mereka yang terburu-buru tidak akan sempat melakukan hal itu dan membayar lebih mahal.

"Bila anda datang begitu saja tanpa persiapan, tentu anda tidak punya pilihan lain. (Bandara Sydney) dalam posisi monopoli dimana mereka bisa menentukan tarif parkir mobil, mereka bisa menerapkan biaya tambahan kepada siapa saja yang menggunakan tempat mereka, seperti taksi yang masuk ke bandara, atau mengenakan biaya bagi shuttle bus yang membawa pengguna ke tempat parkir yang jauh dari bandara."

Dalam reaksinya, bandara Sydney membantah menggunakan posisi mereka dengan menerapkan tarif berlebihan.

Manajer umum bandara Sydney Craig Norton mengatakan mereka menggunakan model yang sama terhadap hotel dan penerbangan, dan juga mengurangi tarif bila ada pemesanan lewat online.

"Anda akan mendapat tarif bagus bila memesan secara online," kata Norton.

"Hanya 10 persen penumpang yang menggunakan tempat parkir di bandara karena ada banyak cara menuju bandara Sydney," tambahnya. "Semua orang tidak dipungut biaya jika hanya menurunkan penumpang dan semua orang mendapatkan gratis biaya selama 15 menit ketika menjemput."

Tarif parkir selama 24 jam di bandara Sydney tahun keuangan 2015-2016 adalah 59,50 dolar sementara jika memesan secara online 50,98 dolar. Sekarang, tarif parkir di bandara Sydney naik menjadi 60,50 dolar untuk parkir selama 24 jam.

KATA KUNCI : , , , ,
Asia