Asia

RS militer Afghanistan diserang, 4 tewas dan 60 terluka

3.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:11
08 MAR 2017
Dok. Bom meledak di Afghanistan.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sekelompok pria bersenjata menyerang rumah sakit militer di Kabul, Afghanistan. Pelaku serangan lebih dulu mengirim seseorang meledakkan diri di gerbang rumah sakit sebelum kemudian terlibat baku tembak dengan pasukan bersenjata. Sejauh ini, empat orang dilaporkan tewas dalam insident tersebut.

Pejabat Afghanistan mengatakan sedikitnya empat pria bersenjata menyerbu RS Sardar Dawood, yang lokasinya berada di dekat kantor kedutaan besar Amerika Serikat dan gedung pemerintahan lainnya. Petugas keamanan mengatakan para pelaku menyamar dengan menggunakan seragam dokter.

Baku tembak antara pelaku dan tentara Afghanistan berlangsung selama kurang lebih empat jam, The Washington Post melaporkan. 

Kementerian Kesehatan Publik Afghanistan mengatakan selain empat korban tewas, sekitar 60 orang lainnya juga terluka dalam peristiwa tersebut, dan menambahkan bahwa jumlah itu masih mungkin bertambah.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pada 1 Maret, terjadi dua serangan serupa di sebuah kantor polisi dan fasilitas intelijen di Kabul yang menyebabkan 23 orang tewas.

Serangan terhadap rumah sakit militer di Kabul terjadi bertepatan dengan peringatan tiga tahun kematian mantan panglima angkatan darat Afghanistan dan pemimpin milisi anti-Soviet, Fahim Khan. Banyak jalan di ibu kota yang ditutup saat kejadian.

Terbaru
22 Maret 2017 | 11:33
Korut kembali tembakkan rudal
14 Maret 2017 | 17:04
Malaysia deportasi 50 warga Korut
10 Maret 2017 | 11:17
Presiden Korsel resmi dimakzulkan
10 Maret 2017 | 09:51
Australia terancam kelangkaan gas
7 Maret 2017 | 09:27
Korut usir Dubes Malaysia