Asia

Warga Australia tak mau jual tanahnya ke Muslim

5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:43
08 MAR 2017
Gainsborough Equestrian Centre di Golden Grove, Australia. Foto: News.com.au
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Warga Australia enggan menjual tanahnya seluas 4 hektare meski sudah mendapatkan tawaran cukup tinggi yakni 200 ribu dolar atau setara Rp 2 miliar karena calon pembelinya seorang Muslim.

John O'Leary, pemilik Gainsborough Equestrian Centre di Golden Grove, Australia Selatan, mengatakan dia menolak tawaran tersebut karena dia ingin "Australia tetap berada di Australia".

"Kami ingin Australia tetap ke barat-baratan," kata O'Leary, dikutip dari News.com.au, hari ini. "Kami tak ingin Muslim datang ke negara ini. Mereka tidak berasimilasi."

Keturunan pengawal pribadi Jenderal Thomas Blamey, panglima militer Australia saat Perang Dunia II, itu ternyata merupakan pendukung pemimpin partai One Nation yang terkenal anti-Islam, Pauline Hanson.

Ketika ditanya apakah dirinya mengetahui bahwa calon pembeli tanahnya adalah Muslim Australia, dia mengatakan tidak terlalu yakin.

Menurut The Advertiser, pengusaha Muslim yang menawar tanah O'Leary berencana membangun pusat komunitas yang cukup besar, termasuk masjid.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
22 Maret 2017 | 11:33
Korut kembali tembakkan rudal
14 Maret 2017 | 17:04
Malaysia deportasi 50 warga Korut
10 Maret 2017 | 11:17
Presiden Korsel resmi dimakzulkan
10 Maret 2017 | 09:51
Australia terancam kelangkaan gas
7 Maret 2017 | 09:27
Korut usir Dubes Malaysia