Asia

Maladewa bantah jual pulau ke Saudi jelang kunjungan Raja Salman

3.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:06
09 MAR 2017
Dok. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud turun dari pesawat. Foto: Antara
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Pemerintah Maladewa membantah menjual satu gugusan pulau kecil ke Arab Saudi, menyusul protes dari partai oposisi.

Partai Demokrat Maladewa (MDP) menuduh pemerintahan Abdulla Yameen menyerahkan kendali atas gugusan pulau tak berpenghuni Faafu kepada Saudi jelang kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud ke negara tersebut. Sumber-sumber MDP mengatakan polisi sudah mencegah puluhan penduduk setempat berunjuk rasa menyusul pemberitaan bahwa daerah itu akan dijual dan melakukan beberapa penangkapan.

Namun pemerintah, yang pada 2015 mencabut larangan kepemilikan lahan oleh asing, membantah menjual gugusan pulau itu pada Rabu (08/03). Dalam sebuah pernyataan, pemerintah menyatakan sedang bekerja sama dengan "berbagai investor internasional" untuk mengembangkan Faafu dan seluruh negara tersebut dan ingin membangun apartemen, resort wisata dan bandara.

"Pemerintah dengan tegas menyangkal tuduhan bahwa gugusan kepulauan itu sudah 'dijual' ke entitas asing," demikian pernyataan pemerintah Maladewa yang dikutip kantor berita AFP.

Raja Salman saat ini sedang berada di Indonesia dan akan terbang ke Maladewa setelah melakukan kunjungan ke dua negara kekuatan ekonomi Asia, Cina dan Jepang.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
18 April 2017 | 22:02
Korut lanjutkan uji rudal
7 April 2017 | 08:15
PPB kecam peluncuran roket Korut
29 Maret 2017 | 05:37
Kamboja larang ekspor ASI
Berita Terkait