Asia

Australia terancam kelangkaan gas

3.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:51
10 MAR 2017
DOk: Ilustrasi
Editor
Febrianto
Sumber
Rimanews

Rimanews - Mulai tahun depan Australia terancam kelangkaan pasokan gas, yang juga menimbulkan risiko keamanan pasokan listrik di sejumlag negara bagian.

Penilaian yang dilakukan Australia Energy Market Operator (AEMO) memperingatkan tanpa adanya respons cepat, Australia bisa menghadapi pilihan sulit: antara menjaga daya dan memotong pasokan gas untuk pelanggan perumahan dan bisnis.

"Jika kita tidak melakukan apa pun, kita akan melihat terjadinya kekurangan pasokan gas, kita akan melihat kekurangan pasokan listrik," kata Chief Operating Officer AEMO Mike Cleary, seperti dikutip dari Australiaplus, hari ini.

Alanisa ini menyebutkan tanpa pembangunan baru untuk menunjang pembangkit listrik tenaga gas, akan terjadi kekurangan pasokan antara 80 Gigawatt dan 363 Gigawatt dari musim panas 2018/19 sampai 2020/21.

Kelangkaan yang luas diperkirakan akan terjadi di New South Wales dan Australia Selatan, kemudian disusul Victoria tahun 2021, serta Queensland antara tahun 2030 dan 2036.

AEMO mengatakan kelangkaan ini akan melanggar standar ketersediaan, yaitu berupa pasokan setidaknya 99,99 persen dari kebutuhan listrik.

Laporan itu memperingatkan AEMO bisa dipaksa untuk mengurangi pasokan gas ke konsumen besar di musim dingin tahun depan demi mencegah kekurangan di Victoria dan Australia Selatan, kecuali upgrade pemipaan bisa diwujudkan segera.

Upgrade jalur pipa Selatan - Barat diperlukan untuk mengisi fasilitas penyimpanan gas bawah tanah di Iona, Victoria, yang digunakan memenuhi permintaan puncak di musim dingin.

Terbaru
18 April 2017 | 22:02
Korut lanjutkan uji rudal
7 April 2017 | 08:15
PPB kecam peluncuran roket Korut
29 Maret 2017 | 05:37
Kamboja larang ekspor ASI