Asia

Pemerintah siapkan dua jaksa pendamping Siti Aisyah

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:57
17 MAR 2017
Dok. Siti Aisyah
Editor
Stefanus Yugo
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pemerintah menyiapkan dua jaksa sebagai jaksa pengacara negara untuk mendampingi Siti Aisyah, perempuan asal Banten yang didakwa di Malaysia atas dugaan pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri presiden Korea Utara kim Jong Un. 

"Atas permintaan Kementerian Luar Negeri, Kejagung sudah menyiapkan jaksa yang andal dan berpengalaman," kata Kepala Biro Hukum Kejaksaan Agung Chairul Amir di Jakarta, seperti dikutip dari Antara hari ini.

Siti Aisyah ditangkap polisi Malaysia karena diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam, bulan lalu. Siti bersama seorang perempuan berpaspor Vietnam, Doan Thi Huong, terekam CCTV bandara Kuala Lumpur 2 tengah membekap Jong Nam, beberapa saat sebelum keracunan dan meninggal dunia.

Chairul enggan menyebutkan nama kedua jaksa yang ditunjuk mendampingi Siti. Namun, keduanya akan menjadi jaksa pengacara negara untuk mendampingi Siti Aisyah selama proses hukum di sana.

Tim Perlindungan WNI dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur dan pengacara mendampingi Siti Aisyah menjalani sidang pertama di Pengadilan Negeri Sepang, Malaysia, yang berlangsung Rabu 1 Maret lalu dengan agenda tunggal pembacaan tuntutan. Siti dituntut pasal pembunuhan berencana dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati. Sidang Siti Aisyah selanjutnya akan dilaksanakan pada 13 April.

Juru bicara Kementerian luar negeri Armanatha Nasir mengatakan pengacara mulai bekerja secara intensif dengan Siti Aisyah untuk memastikan dia diadili secara adil. "Prinsipnya dia tidak bersalah sampai benar-benar dinyatakan bersalah," ujar dia.

Terbaru
22 Maret 2017 | 11:33
Korut kembali tembakkan rudal
14 Maret 2017 | 17:04
Malaysia deportasi 50 warga Korut
10 Maret 2017 | 11:17
Presiden Korsel resmi dimakzulkan
10 Maret 2017 | 09:51
Australia terancam kelangkaan gas
7 Maret 2017 | 09:27
Korut usir Dubes Malaysia
Berita Terkait
28 Februari 2017 | 13:26
Dakwaan Siti Aisyah dibacakan besok
26 Februari 2017 | 15:12
"Siti Aisyah hanya korban"