Asia

Protes anti-Cina, seorang laki-laki Tibet bakar diri

3.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:22
20 MAR 2017
Ilustrasi
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Tim monitor mengatakan seorang laki-laki Tibet berusia 24 tahun telah membakar dirinya hari Sabtu (18/3) di luar sebuah biara di barat daya propinsi Sichuan, suatu daerah yang dipadati warga Tibet yang memprotes kebijakan-kebijakan Cina.

Diberitakan VOA Indonesia hari ini, pernyataan dari organisasi “Free Tibet” hari Minggu (19/3) mengatakan laki-laki itu membakar dirinya Sabtu siang, membuat sejumlah besar personil polisi dan petugas keamanan datang dan membawanya ke tahanan.

Beberapa saksi mata dikutip sebagai mengatakan Pema Gyaltsen masih hidup ketika ditangkap. Tetapi pernyataan itu mengatakan para aktivis belum berhasil memastikan kondisinya saat ini atau apakah ia masih bertahan hidup.

Pernyataan itu juga mengatakan polisi masih berada di daerah itu untuk mencegah meluasnya informasi, dan layanan internet di daerah itu sudah diputus.

Beberapa analis mengatakan tindakan bakar diri hari Sabtu itu merupakan yang pertama dilakukan di daerah yang diperselisihkan itu sejak Desember lalu, ketika seorang laki-laki lain juga bakar diri dan meninggal.

“Free Tibet” mengatakan lebih dari 140 demonstran Tibet telah bakar diri sejak tahun 2009 ketika para pemrotes anti-Cina  –yang sebagian besar adalah para biarawan dan biarawati – memulai tindakan bakar diri untuk memprotes apa yang digambarkan oleh warga lokal sebagai campur tangan Cina terhadap adat istiadat dan praktek keagamaan warga Tibet.

Para pemrotes yang bakar diri itu umumnya meninggal dunia.

Demonstran juga berupaya menarik perhatian terhadap tuntutan-tutuntan kembalinya pemimpin spiritual Tibet di pengasingan – Dalai Lama.

Satu dekade terakhir ini otorita Cina telah mengkriminalisasi protes bakar diri, dan pengadilan-pengadilan setempat telah memenjarakan puluhan orang karena ikut berperan mendukung protes tersebut.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
22 Mei 2017 | 17:03
3 pendaki tewas di Everest