Asia

Komentar DK PBB terkait uji rudal terbaru Korut

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:42
24 MAR 2017
Dok. Rapat Dewan Keamanan PBB.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Dewan Keamanan PBB "mengutuk keras" uji coba rudal dan mesin rudal balistik terbaru Korea Utara, serta mengecam "perilaku yang semakin tidak stabil" dari Pyongyang.

Kecaman tersebut muncul saat militer Amerika Serikat mengatakan, mereka mengamati aktivitas di Korut yang menunjukkan Pyongyang kemungkinan bersiap-siap melancarkan uji coba nuklir lagi.

"Peluncuran dan uji coba mesin merupakan pelanggaran berat terhadap kewajiban internasional Korea Utara," kata DK PBB dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari AFP.

"Para anggota Dewan Keamanan menyatakan keprihatinan serius atas perilaku Korea Utara yang semakin tidak stabil dan mencolok serta provokatif dalam menentang Dewan Keamanan," tambahnya.

Korut sedang berusaha mengembangkan rudal jarak jauh yang mampu mampu membawa hulu ledak nuklir dan menjangkau AS. Mereka melakukan dua kali uji coba nuklir serta beberapa peluncuran rudal tahun lalu.

Meskipun dikenai serangkaian sanksi PBB sejak uji coba perangkat nuklir pertama pada 2006, Pyongyang menegaskan akan tetap melanjutkan programnya.

Korut berusaha melakukan uji rudal pada Rabu namun gagal, menurut AS dan Korea Selatan, dua pekan setelah Pyongyang meluncurkan empat roket yang disebut sebagai bor untuk menyerang pangkalan Amerika di Jepang.

Pada Minggu, Pemimpin Korut Kim Jong-un mengawasi langsung dan memuji uji coba "sukses" itu yang disebut Pyongyang sebagai mesin roket baru, yang dapat dengan mudah dialihfungsikan untuk rudal.

Pernyataan DK PBB menyatakan para anggota "menekankan pentingnya komitmen tulus Republik Rakyat Demokratik Korea Utara untuk denuklirisasi dan pentingnya upaya mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea dan sekitarnya."

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
5 Juni 2017 | 18:33
AS desak Cina kendalikan Korut
2 Juni 2017 | 15:22
Dubai kerahkan robot polisi
31 Mei 2017 | 16:08
Korban bom Kabul jadi 80 orang
Asia