Asia

Kamboja larang ekspor ASI

4.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
05:37
29 MAR 2017
Dok. Air Susu Ibu
Editor
Sumber
Antara

Rimanews - Kamboja melarang ekspor air susu ibu dan menghentikan bisnis perusahaan asal Amerika Serikat yang telah menjual air susu itu, dan larangan itu disambut baik oleh UNICEF, yang mengkhawatirkan penurunan ibu menyusui di Kamboja.

Ambrosia Labs, yang dikenal di Kamboja sebagai Khun Meada yang berarti "Terima kasih Ibu", telah mengekspor air susu ibu dari lebih dari 90 perempuan Kamboja selama lebih dari dua tahun terakhir.

Pembelian dan ekspor air susu ibu harus dihentikan segera, kata Ngor Hong Ly, seorang pejabat Dewan Menteri, dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters.

"Meskipun kehidupan miskin dan sulit di Kamboja, itu bukan pada tingkat di mana kami menjual air susu ibu," tulis Ngor Hong Ly.

Ambrosia tidak menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar.

Pada halaman Facebook-nya, perusahaan itu mengatakan menempatkan keselamatan dan kesejahteraan donor dan pelanggan di atas segalanya. "Kami bekerja keras untuk mengatur, dan mengawasi, memiliki pedoman untuk memastikan bahwa kami tidak mengambil susu dari mulut bayi," tambahnya.

Di laman perusahaan itu dinyatakan bahwa perusahaan tidak akan menerima sumbangan dari ibu dengan bayi yang lebih muda dari enam bulan, dan bahwa donor harus memompa susu tidak lebih dari dua kali sehari.

Jumlah ibu yang menyusui bayi baru lahir selama enam bulan pertama di Kamboja turun menjadi 65 persen pada tahun 2014 dari 75 persen pada 2010, menurut UNICEF. "Air susu ibu dapat dianggap sebagai jaringan manusia, sama seperti darah, dan, dengan demikian, komersialisasi di Kamboja harus tidak didukung," tulis UNICEF kepada Reuters.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
18 April 2017 | 22:02
Korut lanjutkan uji rudal
7 April 2017 | 08:15
PPB kecam peluncuran roket Korut