Eropa

Presiden Rumania tolak kandidat PM muslim

2.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:33
28 DES 2016
Sevil Shhaideh
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Presiden Rumania Klauss Iohannis menolak kandidat perdana menteri partai sayap kiri Sosial Demokrat, Sevil Shhaideh, yang akan menjadi pemimpin muslim perempuan pertama di negara Uni Eropa.

Presiden tidak menguraikan alasan penolakan tersebut, tapi menurut isu yang beredar karena Shhaideh memiliki darah Suriah.

“Saya telah menganalisis argumen-argumen yang mendukung dan menentang pencalonannya dan saya memutuskan untuk tidak menerimanya,” kata Iohannis seperti dikutip dari Al Jazeera hari ini. 

“Saya meminta koalisi PSD untuk mengajukan calon lain,” imbuhnya.

PSD¸ yang belum berkomentar tentang masalah ini, mengajukan Shhaideh setelah berhasil meraih kemenangan dalam pemilu 11 Desember lalu dengan 45 persen suara.  

Bersama partner koalisinya ALDE, PSD menguasai 250 kursi parlemen dari total 465 sehingga cukup bagi pemimpin mereka untuk terpilih menjadi perdana menteri.

Liviu Dragnea, pemimpin koalisi PSD, mengundurkan diri dari bursa pencalonan perdana menteri akibat tersandung kasus kecurangan pemilu dan harus menjalani hukuman percobaan selama dua tahun.

Pengalaman politik Shhaideh masih terbatas karena baru menjabat sebagai menteri pembangunan selama enam bulan sebelum PM Victor Ponta mengundurkan diri November 2015.

Kedekatan personal Shhaideh dengan Dragnea memicu tuduhan oposisi yang menyebut bahwa ia hanya akan menjadi boneka.

Rise Project, anggota tim jurnalis investigasi kriminal dan korupsi, mengatakan bulan ini suami Shhaideh mengunggah pesan dukungan terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad di laman facebooknya.   

PSD, yang selama kampanye menjanjikan upah dan dana pensiun lebih tinggi, berharap Dragnea akan menjadi perdana menteri namun Presiden Iohannis menolak calon yang memiliki catatan kriminal.

Kemenangan PSD dalam pemilu terjadi hampir setahun sejak kemarahan masyarakat atas kebakaran mematikan di sebuah klub malam yang menewaskan 64 orang serta kemarahan terhadap PM Ponta.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
14 Februari 2017 | 15:09
Pegunungan Alpen longsor, 4 tewas
11 Februari 2017 | 12:14
Turki adakan referendum 16 April
11 Februari 2017 | 09:27
Turki sita heroin senilai US$ 4,1 juta
Eropa