Eropa

Rusia marah AS akan persenjatai pemberontak Suriah dengan ManPADS

6.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
22:55
28 DES 2016
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, rencana pemerintah Amerika Serikat mempersenjatai pemberontak Suriah sebagai "tindakan jahat".

Presiden AS Barack Obama menandatangani undang-undnag Otorisasi Pertahanan 2017 pekan lalu, di mana salah satu poinnya memungkinkan Departemen Pertahanan mempersenjatai pemberontak dengan misil anti-pesawat ManPADS.

"Mungkin, mereka menginginkan ini terjadi karena mereka sebenarnya mendukung Jabhat al-Nusra, yang merupakan bagian dari al-Qaeda. Tidak ada kata lain yang dapat menggambarkan hal ini selain membantu dan bersekongkol dengan teroris," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, dikutip dari The Washington Times hari ini.

Jabhat al-Nusra memang pernah berafiliasi dengan al-Qaeda, tapi mereka memutuskan hubungan dengan kelompok asal Afghanistan itu dan berganti nama menjadi Jabhat Fath ash-Sham.

Rusia memiliki memori buruk ketika misil Stinger yang diberikan CIA kepada mujahidin di Afghanistan berhasil mengubah arus peperangan di negara tersebut pada 1980an dan memaksa Uni Soviet mundur.

"Keputusan itu merupakan ancaman langsung bagi pesawat Angkatan Udara Rusia, personel militer Rusia dan kedutaan besar kami di Suriah yang sudah dibombardir berkali-kali," tambah Zakharova. "Itulah kenapa kami menanggap hal ini sebagai tindakan jahat."

KATA KUNCI : , , , ,
Eropa