Eropa

Tentara Israel dinyatakan bersalah tembak mati warga Palestina

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:38
05 JAN 2017
Sersan Elor Azaria
Editor
Andika Pratama
Sumber
Reuters

Rimanews - Seorang tentara Israel, Sersan Elor Azaria, yang menembak mati warga Palestina yang terluka dan tak berdaya di Tepi Barat, akhirnya dinyatakan bersalah atas dakwaan pembunuhan, Rabu (4/1/2017).

Dakwaan bersalah Sersan Elor Azaria diputuskan di pengadilan militer. Keputusan itu menimbulkan kontroversi di Israel. Politisi sayap kanan mendukung Azaria meskipun pejabat militer setempat mengecam pembunuhan tersebut.

Di persidangan, Azaria berpendapat bahwa korban masih bergerak dan ia percaya masih menimbulkan bahaya karena pisau masih berada di samping korban. Ia juga berdalih bahwa orang Palestina itu membawa bahan peledak.

Namun, pembelaan Azaria ditolak oleh tiga hakim. Hakim Kolonel Maya Heller menilai tidak ada alasan bagi Azaria untuk melepaskan tembakan karena tak ada ancaman dari korban.

Azaria terancam hukuman 20 tahun penjara.

Azaria yang berusia 19 tahun menembak warga Palestina bernama Abd Elfatah Ashareef setelah korban melakukan penikaman terhadap tentara Israel lainnya pada Maret 2016. Azaria menembak kepala Elfatah dengan senapan serbu.

Terbaru
19 Januari 2017 | 21:01
Fakta dan mitos peretas Rusia
19 Januari 2017 | 08:59
Gempa Italia renggut korban jiwa
16 Januari 2017 | 19:40
Trump sebut NATO sudah usang
15 Januari 2017 | 11:06
Kereta Serbia dilarang masuk Kosovo
11 Januari 2017 | 20:45
Badai salju membuat Eropa menderita
Berita Terkait