Eropa

Pendiri WikiLeaks kecam laporan intelijen Amerika

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:03
10 JAN 2017
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pendiri WikiLeaks Julian Assange mengecam laporan terbaru lembaga intelijen Amerika Serikat yang menuduh Rusia mencampuri pemilihan presiden November lalu.

"Ini bukan laporan intelijen," kata Assange, dikutip dari Press TV hari ini. "Ini siaran pers. Ini dirilis hanya untuk tujuan politik."

Assange menambahkan intelijen AS sama sekali tidak memberikan bukti bahwa WikiLeaks mendapatkan materi untuk dipublikasikan dari Rusia. Namun, dia juga enggan memberikan petunjuk tentang dari mana dia mendapatkan dokumen yang dirilis WikiLeaks selama kampanye presiden AS.

Dia mengatakan laporan lembaga intelijen AS tidak jelas dan mereka seharusnya malu karena hal itu.

Jumat lalu, lembaga intelijen AS mempublikasikan laporan setebal 25 halaman yang mengklaim bahwa pemerintah Rusia mengomandoi para hacker untuk mencuri dokumen sensitif Partai Demokrat dan orang-orang dekat Hillary Clinton untuk membantu Donald Trump memenangkan kursi Gedung Putih.

Tidak hanya itu. Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan dituduh terlibat langsung dalam upaya tersebut.

Putin sudah membantah hal tersebut melalui Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan menyebut laporan FBI, CIA dan NSA sebagai "omong kosong" belaka.

"Saya tercengang ketika melihatnya. Saya rasa, hal ini hanyalah omong kosong, tidak akan ada seorang pun yang mempercayainya," kata Lavrov, seperti dikutip TASS.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
24 Maret 2017 | 07:00
Teroris London seorang residivis
13 Maret 2017 | 20:47
Turki panggil diplomat Belanda
13 Maret 2017 | 11:35
Belanda tolak minta maaf ke Turki
25 Februari 2017 | 12:20
Rusia negara miskin atau kaya?
23 Februari 2017 | 13:23
Turki izinkan tentara berjilbab
Berita Terkait