Eropa

Awak kabin British Airways tuntut kenaikan upah

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:48
11 JAN 2017
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Awak kabin British Airways telah memulai aksi mogok mereka selama 48 jam berturut-turut menyusul aksi protes mereka kepada direksi untuk mengakhiri “poverty pay” atau memberikan gaji di bawah standar bagi para karyawan.

"Melakukan aski mogok bukanlah sebuah keputusan yang mudah, kami senang dengan jumlah awak kabin “mixed fleet” yang telah mengambil langkah berani untuk mengambil sikap melawan “poverty pay” di maskapai penerbangan British Airways," kata Oliver Richardson, seorang pengurus serikat pekerja British Ariways "Unite" seperti dikutip AFP hari ini.

Total sebanyak 22 penerbangan dari 800 di bandara Heathrow telah dibatalkan karena adanya gangguan. Tujuan yang dibatalkan termasuk Hamburg, Dusseldorf, San Jose, Oslo, dan Aberdeen.

Beberapa penerbangan di Bandara Heathrow juga akan "digabung", akan tetapi British Airways mengatakan semua penerbangan menuju dan dari bandara Gatwick dan London City akan beroperasi seperti biasa.

Barisan para partisipan aksi mogok dibentuk dekat Bandara Heathrow hari ini. Para karyawan juga memegang poster serta mengibarkan spanduk dan bendera untuk menyampaikan pesan mereka.

Serikat pegawai “Unite” mengatakan lebih dari 800 awak kabin British Airways yang disebut “mixed fleet” (awak kabin yang telah memiliki jam terbang tinggi) telah bergabung dengan perserikatan sejak awal persengketaan.

"Ini merupakan perjuangan para tenaga kerja yang digaji di bawah standar untuk memenuhui kebutuhan dengan mendapatkan bayaran paling rendah dalam industri penerbangan," imbuh Richardson.

“Ini adalah aib yang sangat memalukan bagi British Airways, sebuah perusahaan penerbangan yang membanggakan diri sebagai maskapai penerbangan kelas wahid, bahwa anggota tenaga kerja loyalnya terpaksa untuk mengambil pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan atau kembali bekerja yang sebenarnya tak layak untuk terbang karena mereka tak bisa mengambil libur sakit.”

“Kami akan mendesak pihak British Airways untuk mendengarkan keluhan anggota kami dan untuk mengatasi kekhawatiran mereka atas “poverty pay”.

Menanggapi hal itu, British Airways berkilah pemberian gaji para pegawai sudah sesuai dengan para kompetitor lainnya. "Gaji dan penghargaan mereka juga sejalan dengan awak kabin di maskapai kompetitor kami. Awak kabin baru di tahun pertama mereka bekerja penuh akan mendapatkan lebih dari 21,000 poundsterling berdasarkan gaji, tunjangan, insentif, dan bonus."

Sponsored
The Money Fight