Eropa

Jerman mulai perketat pemeriksaan para imigran

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:12
11 JAN 2017
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Jerman mulai melakukan prosedur pengamanan yang lebih ketat bagi para pencari suaka dan para pengungsi yang tidak dilengkapi dokumen yang benar atau dianggap menimbulkan ancaman keamanan.

"Kami telah sepakat pada pengenalan residensi wajib adanya persyaratan domisili yang lebih ketat bagi para pencari suaka yang telah menipu identitas mereka," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere seperti dikutip dari Al Jazeera hari ini.

Langkah-langkah baru yang disepakati kemarin akan mempermudah bagi pihak berwenang untuk menandai secara elektronik para imigran yang dianggap membahayakan keamanan, dan untuk mendeportasi mereka yang sudah diminta untuk meninggalkan Jerman namun belum bergegas pergi.

"Selain itu, sekarang akan lebih mudah menjebloskan orang ke dalam tahanan karena masalah deportasi," imbuhnya.

Menteri Keadilan dan Menteri Dalam Negeri Jerman, yang mewakili dua blok dalam koalisi Kanselir Angela Merkel menyepakati peningkatan pengawasan terhadap imigran yang mencurigakan pascainsiden serangan pasar Natal di Berlin oleh pria Tunisa yang menewaskan 12 orang.

Sebelumnya kemarin, Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengatakan Italia dan Yunani seharusnya jika perlu dikeluarkan dari wilayah bebas paspor, jika mereka tidak memenuhi kewajiban untuk bertukar data kriminal.

Herrman mengatakan orang-orang yang bepergian lewat jalur udara atau darat harus diperiksa di perbatasan negara-negara tersebut jika mereka tidak mematuhi aturan. 

Dalam beberapa tahun terkahir, Jerman telah menerima lebih dari satu juta pengungsi dan pencari suaka, akan tetapi peningkatan jumlah mereka mendorong imigran lain untuk meninggalkan Jerman menyusul aturan yang lebih ketat terhadap para pengungsi dan sentimen anti imigrasi di negara itu.

Sponsored
The Money Fight