Eropa

Pencurian tanah warga Palestina bisa picu perang di Timteng

5.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:10
17 FEB 2017
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel mengatakan peperangan akan terjadi di Palestina jika Israel terus mencuri tanah warga Palestina dan membangun permukiman umat Yahudi di atasnya.

"Kami khawatir pembangunan permukiman tak terbatas akan ... membuat solusi dua negara mustahil dan dapat meningkatkan risiko konflik di Timur Tengah, termasuk perang," kata Gabriel dalam konferensi pers pertemuan Menlu G20 Kamis (16/02), dikutip dari Press TV.

Sehari sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pemerintahnya tidak akan memaksakan solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina, tapi mendukung jalan keluar apapun yang disepakati kedua belah pihak.

Pernyataan Trump mendapatkan kritik dari Palestina dan masyarakat internasional, termasuk PBB dan OKI, yang mengatakan Washington tidak seharusnya menarik dukungan terhadap solusi dua negara tanpa memberikan "alternatif".

Gabriel menegaskan undang-undang pencurian tanah warga Palestina yang belum lama disahkan parlemen Israel membuat situasi semakin kompleks.

Dalam beberapa tahun belakangan, hubungan Israel dan Jerman kurang baik karena Berlin mempertanyakan komitmen pada solusi dua negara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Sikapnya yang semakin agresif mendirikan permukiman khusus umat Yahudi menunjukkan bahwa dia tidak benar-benar menginginkan kemerdekaan bagi warga Palestina.

Sejak Trump dilantik 20 Januari, Israel mengizinkan pembangunan 6.000 unit permukiman baru di Tepi Barat dan Al Quds.

Terbaru
17 Mei 2017 | 15:04
Puasa 21 jam di Greenland
11 Mei 2017 | 08:03
Hollande mengundurkan diri
Eropa