Eropa

Guru Muslim dari Inggris ditolak masuk Amerika

4.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
23:41
21 FEB 2017
Juhel Miah. Foto: The Guardian
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Theguardian

Rimanews - Guru Muslim asal Inggris ditolak masuk ke Amerika Serikat pekan lalu meski kedatangannya adalah dalam rangka wisata sekolah bersama murid-muridnya.

Juhel Miah dan murid-muridnya serta sejumlah guru lain diperintahkan turun dari pesawat di Reykjavik, Islandia, pada Kamis (16/02) pekan lalu, dikutip dari the Guardian. Padahal, sepekan sebelum kejadian, pengadilan banding AS menegaskan keputusan pengadilan federal menangguhkan perintah eksekutif Presiden Donald Trump yang melarang tujuh warga mayoritas Muslim masuk Negeri Abang Sam.

Wisata sekolah tetap dilanjutkan sesuai rencana, tapi siswa dan rekan Miah dari sekolah Llangatwg di Aberdulais, Neath Port Talbot, Wales, kaget dan kesal guru matematika yang memiliki dokumen perjalanan yang sah itu dipaksa turun dari pesawat oleh petugas keamanan.

Miah (25) yang berasal dari Swansea mengatakan merasa seperti penjahat dan tidak dapat makan maupun tidur selama dua hari akibat apa yang dialaminya di Islandia. Dia mengatakan kepada Wales Online bahwa petugas bandara menghampirinya sesaat sebelum pesawat lepas landas dan mengatakan ia tidak boleh berangkat.

"Semua orang melihat ke arah saya," kata Miah. "Ketika saya mengambil koper, guru-guru lain dan para siswa kebingungan. Saya tak percaya ini terjadi. Saya digiring keluar. Hal itu membuat saya merasa seperti penjahat. Saya membisu karena kehilangan kata-kata."

Setelah turun, Miah dibawa ke ruangan imigrasi dan digeledah oleh dua petugas sementara tiga sampai empat orang lainnya mengawasi. Pihak sekolah akhirnya memesankan tiket pulang untuk Miah setelah ia terpaksa tinggal di hotel yang sangat buruk yang disiapkan otoritas bandara.

Dewan sekolah Neath Port Talbot telah mengirimkan surat kepada kedutaan besar AS di London untuk meminta penjelasan. Masalah ini juga sedang ditangani oleh politisi Wales.

Juru bicara dewan sekolah mengatakan Miah merasa terhina akibat perlakuan yang mereka sebut "tindakan diskriminasi". Mereka menegaskan Miah adalah orang Inggris dan tidak memiliki kewarganegaraan ganda.

Sponsored
The Money Fight

KATA KUNCI : , , , , ,
Eropa