Eropa

Pelaku teror London lahir di Inggris dan pernah diselidiki MI5

4.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:39
23 MAR 2017
Theresa May. Foto: EveningStandard
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Palaku teror di Jembatan Westminster London yang menewaskan tiga orang lahir di Inggris dan pernah diselidiki oleh badan intelijen MI5 terkait ekstremisme beberapa tahun lalu, kata Perdana Menteri Theresa May.

Di hadapan anggota parlemen Inggris, hari ini, May mengungkapkan sedikit informasi tentang pelaku teror. Meski pernah diselidiki oleh MI5, May menggambarkan pelaku sebagai sosok yang tidak terlalu penting.

"Identitasnya diketahui polisi dan MI5 dan jika pertimbangan operasional memungkinkan, identitasnya akan diumumkan ke publik," kata May kepada anggota parlemen yang memenuhi Westminster, dikutip dari EveningStandard hari ini.

"Pria itu dilahirkan di Inggris dan beberapa tahun lalu, diselidiki oleh MI5 karena diduga terlibat ekstremisme kekerasan," tambahnya.

Dia lalu mengatakan bahwa pelaku diyakini bertindak seorang diri. "Polisi tidak memiliki alasan untuk mempercayai akan adanya serangan susulan," katanya.

Meskipun demikian, polisi menggeledah sejumlah rumah di Birmingham dan London setelah teror di dekat gedung parlemen Inggris menewaskan empat orang, termasuk pelaku, dan melukai lebih dari 20 lainnya. Sejauh ini, delapan orang telah ditangkap unit anti-teror kepolisian London.

Terbaru
16 April 2017 | 11:04
Turki gelar referendum hari ini
8 April 2017 | 15:00
PBB kecam serangan Stockholm