Eropa

Skotlandia kembali ajukan referendum kemerdekaan

4.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
23:45
29 MAR 2017
Nicola Sturgeon
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Parlemen Skotlandia mendukung rencana Menteri Pertama Nicola Sturgeon mengajukan referendum kedua untuk memisahkan diri dari Britania Raya, setelah upaya serupa pada September 2014 berakhir dengan kekalahan.

Dengan hasil voting 69 melawan 59, anggota parlemen Skotlandia di Edinburgh, kemarin, menyetujui rencana referendum yang kemungkinan akan digelar sesaat sebelum Inggris menyelesaikan proses keluar dari Uni Eropa pada musim semi 2019.

Sturgeon akan mengirim surat kepada Perdana Menteri Inggris Theresa May, yang intinya meminta kepada Westminster memberikan kekuasaan temporer kepada Holyrood untuk menggelar referendum. Dia mengatakan, tidak akan mengirimkan surat sebelum May mengaktifkan Artikel 50 untuk keluar dari UE.

May sudah mengaktifkan Artikel 50 hari ini.

"Bukan maksud saya untuk melakukannya secara konfrontatif, saya hanya ingin melakukan diskusi yang masuk akal," kata Sturgeon di hadapan anggota parlemen Skotlandia, dikutip dari the Guardian.

Sturgeon, yang memimpin Partai Nasional Skotlandia (SNP), mengeluhkan kerasnya perlawanan pemerintahan konservatif May terhadap upayanya mencari jalan tengah atas keputusan Inggris keluar dari UE.

"Masa depan Skotlandia harus ada di tangan masyarakat Skolandia," kata Sturgeon, dikutip dari Al Jazeera.

Dia menambahkan, akan melakukan negosiasi dengan pemerintah Inggris "dengan itikad baik dan dengan niat mencapai kesepakatan". Jika gagal, ia berjanji menginformasikan langkah selanjutnya kepada parlemen bulan depan.

Terbaru
17 Mei 2017 | 15:04
Puasa 21 jam di Greenland
11 Mei 2017 | 08:03
Hollande mengundurkan diri
Eropa