Eropa

Ratusan pengungsi diperkirakan tewas tenggelam di Laut Mediterania

4.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:14
30 MAR 2017
Dok. Ratusan pengungsi asal Afrika berusaha mencapai Eropa melalui Laut Mediterania menggunakan perahu karet. Foto: Reuters
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Ratusan orang diperkirakan tewas setelah perahu karet yang dinaiki hampir 150 pengungsi dan imigran tenggelam di Laut Mediterania setelah berangkat dari lepas pantai Libya. Anak laki-laki 16 tahun asal Gambia menjadi satu-satunya korban selamat karena berpegangan pada jeriken bahan bakar.

Dia mengatakan kepada tim penyelamat sesaat setelah ditemukan kapal kemanusiaan, Iuventa, bahwa ada sekitar 147 orang di atas perahu saat tenggelam. Dia kemudian dipindahkan ke kapal Penjaga Pantai Italia, kemudian ke kapal pergata Spanyol dan dibawa ke pulau Lampedusa kemarin.

"Dia mengatakan, semua orang tewas. Tapi, masih ada harapan bahwa Penjata Pantai Italia menemukan korban selainnya," kata juru bicara Organisasi Migrasi Internasional (IOM) Flavio Di Giacomo di Roma, dikutip dari Al Jazeera.

Akan diketahui apakah ada korban selamat lainnya pada Kamis karena kapal Penjaga Pantai menurunkan imigran di Sisilia timur pada hari itu, tambahnya.

"Anak itu mengatakan, mereka pergi dari Sabratha, Libya, dua hari lalu menggunakan perahu karet dengan 147 orang sub-Sahara Afrika di atasnya, termasuk lima anak-anak dan beberapa wanita hamil," lanjut Di Giacomo.

Dia menjelaskan, kapal tenggelam beberapa jam setelah berangkat dari Libya, dan sebagian besar pengungsi di atasnya berasal dari Nigeria, Mali, dan Gambia.

Dalam dua hari terakhir, tim penyelamat menyelamatkan lebih dari 1.100 orang dan menemukan satu jasad di Laut Mediterania, kata Penjaga Pantai Italia.

Terbaru
17 Mei 2017 | 15:04
Puasa 21 jam di Greenland
11 Mei 2017 | 08:03
Hollande mengundurkan diri
Eropa