Eropa

Puluhan ribu orang protes rencana Hongaria tutup universitas Soros

5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:30
03 APR 2017
Puluhan ribu warga Hongaria turun ke jalan memprotes rencana pemerintah menutup universitas George Soros. Foto: Fox News
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
BBC

Rimanews - Puluhan ribu mahasiswa, staf, dan pendukung mereka melakukan pawai di Budapest, Hongaria, Minggu (02/04) malam, setelah pemerintah berencana menutup Universitas Eropa Tengah (CEU), yang didirikan kapitalis radikal George Soros.

Undang-undang universitas asing baru yang akan diperdebatkan di parlemen pada Rabu dapat membekukan dan memaksa CEU pindah ke luar negeri. Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban mengatakan, penutupan CEU merupakan bentuk perlawanan terhadap liberalisme.

Orban sering mengkritisi organisasi yang mendapatkan dana dari Soros. Pejabat dari partai berkuasa, Fidesz, berulangkali menyebut CEU sebagai "universitas Soros".

Soros lahir di Hongaria dan mendirikan CEU pada 1991 dan masih mendanainya sampai sekarang.

Rektor CEU Michael Ignatieff mengatakan, mereka akan tetap buka dan tetap berada di Budapest.

"Kami hanya tidak ingin diganggu," kata Ignatieff, yang juga mantan pemimpin Partai Liberal Kanada, kepada BBC. "Pencapaian universitas ini tak perlu dijelaskan lagi."

CEU menempati peringkat 200 universitas terbaik dunia dalam delapan disiplin ilmu berbeda, khususnya hubungan internasional dan ilmu politik.

Terbaru
17 Mei 2017 | 15:04
Puasa 21 jam di Greenland
11 Mei 2017 | 08:03
Hollande mengundurkan diri