Eropa

Polisi Spanyol tangkap jaringan perdagangan perempuan Cina

4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:31
20 APR 2017
Ilustrasi
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Kepolisian Spanyol menangkap 25 warga Cina, yang diduga komplotan pedagang perempuan di tempat pelacuran di Barcelona.

Sebelas dari 25 orang yang ditangkap pada 10 April itu ditahan dan menunggu penyelidikan lebih lanjut, kata kepolisian setempat dalam pernyataan, kemarin.  Sisanya dibebaskan tanpa tuduhan, namun paspor mereka disita.

Sebanyak 22 wanita Cina, yang dipaksa bekerja sebagai pelacur, dibebaskan. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan selama hampir delapan bulan.

Para wanita itu secara sistematik diperdagangkan dari Cina ke Spanyol dan untuk perjalanan itu, mereka dikenai biaya sekitar US$ 16 ribu atau setara Rp213 juta yang dianggap sebagai utang. 

Mereka harus melunasi utang itu dengan cara menjadi pelacur.

Kelompok kejahatan itu juga dicurigai telah melakukan percobaan pembunuhan, membudidayakan ganja, peredaran narkotika dan memiliki keterlibatan dengan aksi kejahatan di Belanda, Inggris dan Kanada.

Mereka mengatur jalur untuk membawa pendatang gelap masuk ke Spanyol, terkadang mereka menyembunyikannya di kapal mewah, yang tiba dari Maroko, kata polisi.

Terbaru
16 April 2017 | 11:04
Turki gelar referendum hari ini
8 April 2017 | 15:00
PBB kecam serangan Stockholm