Eropa

Putin bantah Rusia berada di balik serangan siber global

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:59
16 MEI 2017
Vladimir Putin. Foto: Reuters
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Rusia tidak ada sangkut pautnya dengan serangan siber global, kata Presiden Vladimir Putin, seraya mengkritik komunitas intelijen Amerika Serikat yang menjadi sumber virus.

"Pimpinan Microsoft menyatakan hal ini secara langsung, mereka mengatakan bahwa sumber virusnya adalah badan khusus Amerika Serikat," kata Putin, Senin (15/05/2017).

Putin mengacu kepada tulisan blog akhir pekan Presiden Microsoft Brad Smith yang menyatakan bahwa Badan Keamanan Nasional AS (NSA) mengembangkan kode yang digunakan dalam serangan itu.

Ratusan ribu komputer di lebih dari 150 negara terkena serangan Ransomware WannaCry, yang digambarkan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah.

Serangan itu bermula Jumat dan menyasar bank, rumah sakit dan instansi pemerintah dengan memanfaatkan kerentanan sistem operasi komputer Miscrosoft yang lebih lama.

"Ini seperti jin keluar dari botolnya, terutama yang diciptakan oleh dinas rahasia, yang kemudian dapat merugikan penulis dan penciptanya," kata Putin di sela konferensi tingkat tinggi internasional di Beijing.

"Ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Rusia," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Meski tidak "berdampak signifikan" bagi institusi-institusi seperti bank dan rumah sakit di Rusia, Putin mengatakan kejadian itu "mengkhawatirkan" dan memastikan perlunya pembicaraan mengenai masalah itu "di tingkat politik serius." 

"Ini tidak ada baiknya dan menimbulkan kekhawatiran," katanya.

"Sistem perlindungan untuk manifestasi-manifestasi seperti ini harus dibuat."

Terbaru
17 Mei 2017 | 15:04
Puasa 21 jam di Greenland
11 Mei 2017 | 08:03
Hollande mengundurkan diri