Timur Tengah

Mesir setujui penyerahan pulau Tiran dan Sanafir ke Saudi

2.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:09
30 DES 2016
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Theguardian

Rimanews - Pemerintah Mesir menyetujui kesepakatan untuk menyerahkan dua pulau tak berpenghuni di Laut Merah kepada Arab Saudi. Kesepakatan itu tinggal menunggu pengesahan dari parlemen Mesir, meski terdapat sengketa hukum atas rencana tersebut, menurut stasiun televisi nasional.

Kesepakatan yang diumumkan pada April menyebabkan kegemparan dan protes dari masyarakat Mesir yang menganggap pulau Tiran dan Sanafir sebagai milik negara mereka.

Kontroversi penyerahan dua pulau itu menjadi sumber ketegangan antara Mesir dan Saudi. Saudi telah memberikan bantuan miliaran dolar kepada Mesir, namun baru-baru ini menghentikan pengiriman bahan bakar karena hubungan mereka terus memburuk.

Juni lalu, pengadilan tinggi Mesir membatalkan perjanjian penyerahan pulau Tiran dan Sanafir ke Saudi dan mengatakan bahwa kedaulatan negara atas keduanya tak dapat diganggu gugat. Pemerintah Mesir kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut.

Awal bulan ini, badan penasihat negara Mesir merekomendasikan kepada pengadilan untuk tidak mengubah putusannya, menurut sebuah laporan yang dilihat Reuters, dikutip dari the Guardian, hari ini. Pengadilan akan menggelar sidang putusan akhir pada 16 Januari dan tidak diwajibkan mengikuti rekomendasi badan penasihat.

Tindakan pemerintah menunjukkan "runtuhnya hukum dan konstitusi negara" di Mesir, kata Khaled Ali, pengacara yang mengajukan tuntutan Juni lalu untuk mencegah kesepakatan dengan Saudi.

"Keputusan yang akan dibuat parlemen batal secara hukum dan masyarakat harus mempertahankan tanah mereka dengan segala cara untuk melawan rezim yang tidak menghormati hukum," katanya.

Tapi Nabil al-Gamal, anggota legislatif dan komite konstitusional di parlemen, mengatakan, langkah pemerintah mengirim perjanjian tersebut ke parlemen sebelum putusan akhir pengadilan tidak melanggar, namun berharap agar tidak disahkan sebelum putusan dibuat supaya tidak menimbulkan kebingungan.

"Saya berharap parlemen tidak menggelar voting ... pada perjanjian itu sebelum putusan pengadilan agar tidak ada konflik di antara keduanya," kata Al-Gamal.

Tiran dan Sanafir terletak di dekat jalur masuk menjuru Teluk Aqaba yang berdekatan dengan Yordania dan Israel.

Pejabat Saudi dan Mesir mengatakan, kedua pulau tersebut sebenarnya milik kerajaan Saudi, tapi pada 1950 Riyadh meminta Kairo untuk melindungi keduanya.

Pengacara yang menolak penyerahan Tiran dan Sanafir ke Saudi mengatakan, kedaulatan Mesir atas kedua pulau tersebut ditetapkan dalam perjanjian yang ditandangani pada 1906, jauh sebelum Saudi didirikan.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
13 Januari 2017 | 21:29
Iran boleh impor 130 ton uranium
12 Januari 2017 | 06:15
Maroko larang produksi cadar
6 Januari 2017 | 17:36
Rusia tarik kapal induk dari Suriah