Timur Tengah

Rusia tarik kapal induk dari Suriah

3.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:36
06 JAN 2017
Kapal induk Admiral Kuznetsov
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Daily Mail

Rimanews - Militer Rusia mulai mengurangi jumlah pasukannya di Suriah setelah melakukan operasi selama 15 bulan berdasarkan keputusan yang dibuat Presiden Vladimir Putin.

Panglima militer Rusia Valery Gerasimov mengatakan kapal induk Admiral Kuznetsov merupakan yang pertama ditarik dari medan pertempuran Suriah.

"Sesuai dengan keputusan panglima tertinggi angkatan bersenjata Federasi Rusia Vladimir Putin, Kementerian Pertahanan Rusia mulai mengurangi jumlah pasukan di Suriah," kata Gerasimov, menurut kantor berita TASS, dikutip dari Daily Mail hari ini.

Bulan lalu, Putin mengatakan Rusia setuju mengurangi jumlah pasukan di Suriah agar kesepakatan gencatan senjata antara gerilyawan dan rezim Bashar al-Assad dapat tercapai.

Kuznetsov menjadi kapal induk Rusia pertama yang diterjunkan dalam pertempuran sebenarnya ketika menteri pertahanan Rusia mengeluarkan pernyataan pada November tahun lalu yang menyatakan bahwa kapal yang mulai dibuat pada 1983 itu ambil bagian dalam operasi besar-besaran terhadap pemberontak di provinsi Idlib dan Homs.

Pada 3 Desember, jet Sukhoi Su-33 jatuh ke laut saat berusaha mendarat di Kuznetsov saat cuaca cerah. Awalnya jet diduga jatuh karena melenceng dari kabel pengait, tapi kemudian diketahui bahwa kabel tersebut tak sanggup menahan pesawat dan mengalami kerusakan.

Hampir sebulan sebelumnya, pesawat MiG-29 Rusia juga tenggelam di Mediterania ketika hendak mendarat di kapal induk Kuznetsov. Kemhan Rusia mengatakan, penyebab jatuhnya MiG-29 adalah masalah teknis.

Terbaru
13 Januari 2017 | 21:29
Iran boleh impor 130 ton uranium
12 Januari 2017 | 06:15
Maroko larang produksi cadar
6 Januari 2017 | 17:36
Rusia tarik kapal induk dari Suriah