Timur Tengah

Media Hizbullah sebut gencatan senjata di Wadi Barada berakhir

2.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:26
07 JAN 2017
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Media militan Lebanon, Hizbullah, mengumumkan bahwa gencatan senjata di salah satu lembah yang sedang diperebutkan oleh gerilyawan dan rezim Suriah bersama sekutunya telah berakhir.

Wadi Barada merupakan salah satu sumber air utama bagi ibu kota Damaskus. Suplai air kepada 4 juta penduduk Damaskus dan sekitarnya sangat terbatas sejak pasukan Bashar al-Assad dan sekutunya berusaha mengambil alih Wadi Barada dari kelompok oposisi 18 hari lalu.

Dilansir The New York Times hari ini, Hizbullah, salah satu kelompok militan yang pendukung Assad dalam menghadapi gerilyawan, mengumumkan lewat medianya bahwa kesepakatan gencatan senjata yang baru dimulai beberapa jam pada Jumat sudah berakhir.

Mereka mengatakan delegasi Rusia telah memasuki Wadi Barada untuk menegosiasikan resolusi terkait wilayah yang diperebutkan itu dengan kelompok oposisi.

Kelompok gerilyawan belum mengomentari klaim Hizbullah ini.

Sebelumnya, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang bermarkas di Inggris melaporkan tidak ada pertempuran di Wadi Barada untuk pertama kalinya dalam 18 hari terakhir, yang menyebabkan suplai air bagi sekitar 4 juta warga terganggu.

Terbaru
25 Januari 2017 | 10:09
Tank Israel tembaki jalur gaza