Timur Tengah

Tentara Israel eksekusi warga Palestina di depan ibunya

3.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:55
10 JAN 2017
Ilustrasi
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Pasukan Israel mengeksekusi seorang warga Palestina di depan mata ibunya ketika menyerbu kamp pengungsi al-Fari'ah di kaki bukit Lembah Yordan, Tepi Barat, dan menangkap tiga lainnya.

Dilansir kantor berita Safa, Mohammed Salhi (32), yang merupakan mantan tahanan, ditembak mati dini hari tadi. Menurut laporan, dia bukanlah target utama pasukan Israel. Militer Israel mengatakan Salhi ditembak mati karena dia berusaha menusuk tentara.

Klaim Israel dibantah Kementerian Luar Negeri Palestina yang menyatakan bahwa Salhi "dieksekusi secara kejam" oleh tentara di hadapan ibunya, Al Jazeera melaporkan.

Yasser Abu Kishk, penduduk kamp, juga membantah cerita versi Israel. Menurut Kishk, tentara Israel menerobos masuk ke dalam rumah Salhi untuk memasuki rumah tetangganya.

Salhi terbangun ketika tentara Israel menerobos masuk ke rumahnya. Dia ditembak ketika mendatangi tentara dan menanyakan maksud kedatangan mereka.

"Salhi terbangun karena kaget dan melihat ada tentara," kata Kishk kepada radio Voice of Palestine. "Salhi tak tahu apa yang terjadi, jadi dia mengkonfrontasi tentara untuk melindungi ibunya yang sedang sakit dan keluarganya lalu ditembak."

Sumber medis Palestina mengatakan Salhi sempat dilarikan ke rumah sakit kota Tubas beberapa jam setelah tertembak dan setelah tentara Israel pergi meninggalkan kamp al-Fari'ah.

Mereka mengatakan Salhi terkena tembakan sebanyak lima kali di leher dan dada dan dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit tersebut.

Terbaru
5 April 2017 | 12:40
ISIS sebut Trump idiot
Timur Tengah