Timur Tengah

Maroko larang produksi cadar

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
06:15
12 JAN 2017
Dok. Perempuan bercadar
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Maroko melarang produksi dan penjualan cadar Muslim untuk alasan keamanan, menurut sebuah laporan media, Selasa  waktu setempat.

Meskipun tidak ada pengumuman resmi dari pihak berwenang di negara Afrika Utara tersebut, laporan itu mengatakan bahwa perintah Kementerian Dalam Negeri tersebut akan mulai berlaku pada pekan ini seperti dilansir AFP. "Kami mengambil langkah-langkah untuk melarang impor, pembuatan dan pemasaran garmen ini di seluruh kota-kota kerajaan tersebut," kata situs berita Le360 mengutip seorang pejabat tinggi dalam kementerian dalam negeri itu.

Cadar adalah pakaian muslimah untuk menutupi wajah kecuali mata. Pakaian ini dikenakan perempuan muslim di Timur Tengah, Iran, Pakistan dan Afghanistan. Pakaian ini juga dikenakan oleh kalangan Salafi dan di wilayah yang lebih konservatif di utara, tempat ribuan ekstremis berperang di Suriah dan Irak, tapi kebanyakan wanita di Maroko lebih memilih jilbab yang tidak menutupi wajah mereka.

Para pejabat itu mengatakan bahwa langkah itu dimotivasi oleh masalah keamanan, "Sejak para bandit berulang kali menggunakan garmen ini untuk melakukan kejahatan mereka."

Terbaru
24 Maret 2017 | 18:46
Diktator Mesir dibebaskan
Berita Terkait