Timur Tengah

Lima diplomat Uni Emirat Arab tewas dalam serangan di Afghanistan

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:13
12 JAN 2017
Dok: korban sebuah serangan bom di Afghanistan
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Uni Emirat Arab mengatakan lima diplomatnya tewas dalam insiden pemboman di Kandahar, Afghanistan, yang menewaskan 11 orang dan melukai 17 lainnya termasuk duta besar Uni Emirat Arab untuk Afghanistan Juma al-Kaabi.

Kantor berita resmi Uni Emirat Arab, WAM, mengatakan para pejabat tersebut “sedang dalam misi kemanusiaan, pendidikan, dan proyek-proyek pembangunan.”

Ledakan yang mengguncang kantor gubernur selama kunjungan delegasi UEA merupakan salah satu dari serangkaian pemboman yang melanda tiga kota Afghanistan pada Selasa (10/1), dengan korban tewas 50 orang dan melukai 100 lainnya.

Penguasa Dubai Sheikh Mohammed Rashid Al Maktoum, perdana menteri UEA, dan wakil presiden mengatakan di Twitter, “Tidak ada pembenaran manusia, moral, atau agama untuk pemboman dan pembunuhan orang-orang yang sedang mencoba untuk membantu orang lain.”

Di pihak Afghanistan, otoritas mengatakan korban tewas termasuk dua politisi, seorang perwakilan gubernur Kandahar, dan seorang diplomat Afghanistan yang ditempatkan di Kedubes Washington.

Untuk menghormati korban meninggal, lembaga pemerintah di seluruh UEA diarahkan untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari.

Taliban membantah telah melakukan pemboman, pihaknya mengatakan serangan tersebut adalah hasil dari “persaingan internal”.

Sementara itu, di tempat lain di hari yang sama, dua bom bunuh diri terjadi di dekat kantor parlemen Afghanistan di Kabul, yang menewaskan 30 orang dan melukai 80 lainnya. Pihak Taliban mengklaim serangan ini.

Insiden terpisah pada hari yang sama, seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di provinsi Helmand selatan, menewaskan tujuh orang, menurut petugas setempat.

Terget serangan yang juga diklaim oleh Taliban adalah wisma yang digunakan oleh pejabat intelijen provinsi di Lashkar Gah, ibukota provinsi. (Adam)

Terbaru
24 Maret 2017 | 18:46
Diktator Mesir dibebaskan
27 Februari 2017 | 00:23
Pasukan elit Israel masuk ke Suriah
Berita Terkait