Timur Tengah

Yasser Arafat tak lagi jadi nama jalan di Israel

3.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:19
06 MAR 2017
Dok. Yasser Arafat (kanan) berjabat tangan dengan mantan perdana menteri Israel Shimon Peres.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Tidak akan ada lagi jalan bernama Yasser Arafat di Israel setelah Menteri Dalam Negeri Arye Deri memberikan batas waktu 48 jam kepada pemerintah kota Jatt, 10 kilometer sebelah timur Hadera, untuk mencabut tanda jalan bertuliskan Yasser Arafat Street.

Meski penduduk setempat mengatakan bahwa nama Yasser Arafat sudah digunakan selama sembilan tahun, Deri mengatakan dalam sebuah surat kepada pemerintah kota Jatt bahwa kementeriannya tidak pernah menyetujui nama jalan yang diajukan warga.

Deri melontarkan surat perintah itu setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunggah status di Facebook berbunyi: "Di negara Israel, sebuah jalan tidak akan diberi nama Arafat. Dan kami akan memastikan tanda (jalan) itu dicabut."

Wali Kota Jatt Muhammad Watad mengatakan memang ada kemungkinan kemeterian dalam negeri belum memberikah persetujuan atas nama jalan yang sudah digunakan sejak lama, jauh sebelum dirinya menjabat.

"Kami berencana meminta pendapat hukum dan bertindak sesuai hasilnya. Semuanya akan dilakukan sesuai hukum," kata Watad, dikutip dari The Jerusalem Post.

Pada Minggu, dewan Jatt akhirnya memutuskan mengganti "semua nama jalan kontroversial", termasuk tanda jalan Arafat, dengan nama berbeda, menurut laporan saluran televisi Channel 10

Arafat adalah pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang menyetujui perjanjian damai dengan Israel dan mengakui negara Yahudi tersebut.

Anggota Komite Eksekutif PLO Wasel Abu Yusuf menyebut tindakan pemerintah Israel "rasis" dan intervensi Netanyahu sebagai "upaya untuk melenyapkan simbol-simbol Palestina dari ingatan masyarakat Palestina".

Terbaru
27 Februari 2017 | 00:23
Pasukan elit Israel masuk ke Suriah